Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Advetorial

Tips Menghitung Biaya Bangun Rumah 2 Lantai, Simak Caranya Berikut Ini

Biaya ini memang tak dapat diprediksi, sehingga jika kamu mengalami masalah kekurangan biaya dalam pembangunan rumah impian, maka kamu tentu harus men

Tayang: | Diperbarui:
Pixabay
Ilustrasi rumah - Ketika akan membangun sebuah rumah, tentu harus mempertimbangkan banyak hal. Salah satunya adalah perencanaan terkait dengan biaya yang harus dikeluarkan. Karena tanpa adanya rencana anggaran yang baik, akan membuat biaya menjadi bengkak. Apalagi jika kamu membangun rumah 2 lantai, tentu akan menelan biaya yang lebih besar dan perhitungan yang lebih matang. Karena kamu ingin rumah yang kamu bangun bisa tahan lama dan nyaman bagi penghuninya. 

Pada dasarnya pembangunan rumah bisa dilakukan dengan menggunakan tenaga lepas atau metode kerja lainnya.

Akan mudah, jika pemiliknya sendiri yang memiliki kewenangan utama untuk mengurus atau bahkan ikut serta dalam pembangunan rumah itu sendiri.

Seringkali, biaya pembangunan rumah bisa ditekan lebih murah jika pemilik rumah dapat berkontribusi dalam renovasi rumah.

Namun jika tidak ingin ribet, maka menggunakan jasa pihak ketiga, dengan cara borongan. Dimana orang tersebut akan menghitung biaya jasa tukang saja.

Kontraktor dengan jenis kontrak ini akan menangani pembangunan rumah dari awal hingga akhir. Ini akan lebih baik, karena pemilik tidak perlu khawatir tentang biaya renovasi menjadi bengkak atau tak terkendali.

Biaya untuk kontraktor seperti ini akan dihitung berdasarkan luas bangunan yang dikerjakan. Umumnya tarif yang dikenakan para pengguna ini berkisar Rp 2 juta - 2,5 juta per meter persegi untuk rumah sederhana. Sementara untuk rumah mewah lainnya, harga akan lebih tinggi.

Contoh: Jika kamu sedang merenovasi rumah dua lantai dengan total luas bangunan 100 meter persegi, maka biaya pembangunan rumah sederhana yang diperlukan untuk membayar pekerjaan kontraktor dengan cara kontrak adalah sebagai berikut:

100 x Rp2.500.000 = Rp250.000.000.

Selain metode borongan seperti yang ada diatas, maka ada juga borongan total hingga terima kunci. Artinya kontraktor akan menghitung seluruh biaya material dan jasa tukang selama proyek renovasi tersebut.


Biaya perbaikan rumah 2 kamar tidur dengan struktur seperti itu akan jauh lebih tinggi. Seringkali jasa tukang dan material menggunakan sistem seperti ini dengan tarif sekitar Rp 2,5 juta - Rp 4 juta per meter persegi.


Namun, itu selalu tergantung pada jenis dan harga barang yang akan digunakan untuk membuatnya baru. Semakin baik kualitas material yang digunakan, maka akan semakin besar biaya bangun rumah 2 lantai.


3. Biaya Material

Biaya pembelian material adalah salah satu faktor terpenting saat mempertimbangkan biaya renovasi rumah.

Biaya perbaikan rumah dan lainnya akan dihitung berdasarkan luas rumah itu sendiri. Untuk biaya material standar akan menelan biaya sekitar Rp 2 juta per meter persegi.


Misalnya, jika kamu sedang merenovasi rumah dengan luas 100 meter persegi, maka biaya pembangunan rumah sederhana yang perlu kamu beli adalah sebagai berikut:

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved