Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Buleleng

Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja Direnovasi

Atas hal tersebut, pihaknya pun menggelontorkan anggaran sebesar Rp 1,3 miliar untuk melakukan perbaikan, sehingga gedung tersebut dapat digunakan seb

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
Ratu Ayu Astri Desiani/ Tribun Bali
Suasana Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja. Gedung ini akan direnovasi dengan anggaran Rp 1,3 miliar. 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Gedung Kesenian Gde Manik yang terletak di Jalan Udayana, Kelurahan Banjar Tegal, Kecamatan Buleleng, Bali, akan direnovasi oleh Dinas PUTR Buleleng.

Anggaran yang digunakan mencapai Rp 1,3 miliar, yang bersumber dari APBD Buleleng.

Baca juga: Satu Tersangka DPO Polda Bali, Dua Tersangka Penyelundupan Penyu Hijau Diamankan Polres Jembrana

Baca juga: Desta Pilih Bungkam Soal Perceraian dengan Natasha Rizky, Pilih Serahkan Hak Asuh ke Sang Istri

Suasana Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja. Gedung ini akan direnovasi dengan anggaran Rp 1,3 miliar.
Suasana Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja. Gedung ini akan direnovasi dengan anggaran Rp 1,3 miliar. (Ratu Ayu Astri Desiani/ Tribun Bali)

Pj Bupati Buleleng, Ketut Lihadnyana, pada Kamis (18/5/2023) mengatakan, bangunan yang menjadi aset Pemkab Buleleng itu memang sudah lama tidak direnovasi.

Perbaikan terakhir dilakukan pada 2015 lalu. Saat ini gedung itu pun mengalami banyak kebocoran.

Atas hal tersebut, pihaknya pun menggelontorkan anggaran sebesar Rp 1,3 miliar untuk melakukan perbaikan, sehingga gedung tersebut dapat digunakan sebagai wadah kreasi anak muda dalam berkesenian.

"Kami ingin Buleleng memiliki gedung semacam ini. Jadi nanti akan direnovasi, dibuat semacam gedung teater. Gde Manik ini ada filosofi sejarahnya. Gde Manik itu seniman legend dari Buleleng, masak gedungnya tidak pernah diperhatikan. Sekarang akan kami renovasi anggarannya miliaran," singkatnya.

Terpisah Kepala Dinas PUTR Buleleng, I Putu Adiptha, mengatakan renovasi akan dimulai pada pekan depan, dengan masa pengerjaan paling lama empat bulan.

Gedung tersebut akan dirancang lebih tertutup, serta difasilitasi dengan mesin pendingin suhu ruangan (AC), kursi lipat, videotron dan lighting.

Setelah direnovasi, gedung tersebut nantinya hanya dapat digunakan untuk pertunjukan seni tradisional, rapat dan dapat disewakan untuk acara pernikahan.

"Nanti di bawah kursinya itu ada karpet, jadi tidak boleh makan di dalam ruangan agar kebersihannya tetap terjaga. Untuk konser musik juga tidak boleh, jadi hanya dapat digunakan untuk pertunjukan seni tradisional, rapat dan acara kawinan saja," tandasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved