Berita Karangasem

Kondisi Memprihatinkan! Pemda Karangasem Enggan Perbaiki Pasar Yadnya di Menanga

Mengingat pasar yang menghabiskan anggaran hingga milliaran rupiah, tak diminati pedagang penjual sarana upacara.

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
Saiful Rohim
Kondisi Pasar Yadnya di Menanga, Kecamatan Rendang, Kab. Karangasem, Minggu (28/5/2023). Kondisi bangunannya sudah memprihatinkan. 

TRIBUN-BALI.COM - Pemerintah Karangasem enggan memperbaiki Pasar Yadnya, Desa Menanga, Kecamatan Rendang.

Mengingat pasar yang menghabiskan anggaran hingga milliaran rupiah, tak diminati pedagang penjual sarana upacara.

Para pedagang lebih pilih berdagang di Pasar Menanga.

Ketut Kari, warga sekitar yang melintasi pasar, mengatakan Pasar Yadnya kondisinya sudah memprihatinkan sebelum erupsi Gunung Agung.

Dagang tak mau menempati dikarenakan sepinya pengunjung ke pasar. "Awalnya ada pedagang. Kemudian satu persatu dagang hilang karena sepi," kata I Ketut Kari, Minggu (28/5/2023).

Baca juga: Sepi Pedagang dan Pembeli, Pemda Karangasem Enggan Perbaiki Pasar Yadnya di Menanga

Baca juga: Aksi Sosial Fakultas Hukum Universitas Mahasaraswati Denpasar

Kondisi Pasar Yadnya di Menanga, Kecamatan Rendang, Kab. Karangasem, Minggu (28/5/2023). Kondisi bangunannya sudah memprihatinkan.
Kondisi Pasar Yadnya di Menanga, Kecamatan Rendang, Kab. Karangasem, Minggu (28/5/2023). Kondisi bangunannya sudah memprihatinkan. (Saiful Rohim)

 

Sekarang, kata I Ketut Kari, Pasar Yadnya kosong. Tidak ditempati pedagang.

Sebagian besar pedagangnya beralih menuju Pasar Menanga yang jaraknya sangat berdekatan.

"Kosongnya pasar. Sama sekali tidak ada pedagang. Di luar pasar ada pedagang jual makanan dan minuman, tapi pembelinya sepi," ungkap Kari.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Karangasem, Gede Loka Santika, mengatakan pasar yang dibangun jalur Rendang - Besakih mangkrak sejak beberapa tahun lalu.

Pemerintah belum miliki rencana memperbaikinya. Mengingat tidak ada pedagang yang mau jualan di Pasar Yadnya.

"Kita sudah berusaha maksimal untuk membangkitkan, tapi tak berhasil. Kita belum memiliki rencana untuk memperbaikinya.

Apalagi sekarang sebagian besar pembelinya bertransaksi lewat online.

Untuk sementara Pasar Yadnya kita biarkan seperti itu. Selain itu pasar belum menghasilkan,"imbuh Santika.

Kondisi Pasar Yadnya di Menanga, Kecamatan Rendang, Kab. Karangasem, Minggu (28/5/2023). Kondisi bangunannya sudah memprihatinkan.
Kondisi Pasar Yadnya di Menanga, Kecamatan Rendang, Kab. Karangasem, Minggu (28/5/2023). Kondisi bangunannya sudah memprihatinkan. (Saiful Rohim)

Berbagai upaya sudah dilakukan pemerintah daerah untuk menghidupkan pasar, sayangnya tidak berhasil.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved