Kerusuhan di Tamansiswa Yogyakarta
352 Orang Diamankan Usai Bentrokan, Begini Potret Patung Ki Hajar Dewantara di Depan Pendopo
Pasca insiden ini terdapat setidaknya 352 orang yang diduga terlibat dan kini diamankan oleh kepolisian.
Sampai dengan Senin siang ini, Polisi mencatat hanya ada 9 orang mengalami luka-luka.
"Terkait dengan luka-luka, kami masih melakukan pendataan karena yang terdata pada saat ini ada 9 yang luka-luka dan kami juga masih melakukan pendataan apakah ada masyarakat lain atau kelompok lain yang juga menderita luka-luka dan untuk kerusakan juga kami masih melakukan pendataan," ujar Direskrimum Polda DIY.
Polda DIY memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa bentrokan antar massa tersebut.
Kasus ini masih terus dilakukan pendalaman oleh aparat kepolisian.
Hingga kini belum ada penetapan tersangka atas keributan yang terjadi pada Minggu malam kemarin.
Baca juga: KRONOLOGI Bentrokan di Tamansiswa Yogyakarta, Suasana Sempat Mencekam Kini Sudah Terkondisikan
Mirisnya Kondisi Patung Ki Hajar Dewantara
Pasca bentrokan, beginilah kondisi terkini patung Ki Hajar Dewantara yang berada di depan Pendopo Tamansiswa.
Patung Ki Hajar Dewantara seolah 'menangis' semalaman lantaran keributan dua kelompok yang terjadi di Jalan Tamansiswa, Kemantren Mergangsan, Kota Yogyakarta, Minggu 4 Juni 2023 malam.
Bentrokan yang terjadi antara massa dari kelompok suporter Brajamusti dan warga Jogja dengan kelompok perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT).
Hujan batu dan teriakan yang keluar dari sejumlah massa terlibat bentrokan turut mewarnai Minggu malam kemarin.
Wajah Kota Yogyakarta sebagai Kota Pelajar seakan tercoreng pada malam itu.
Keberadaan patung Ki Hajar Dewantara, Bapak Pendidikan tanah air yang begitu gagah tersemat di halaman Pendapa Tamansiswa, Jalan Tamansiswa, Yogyakarta ternodai oleh amukan massa.
Suara lirih dari Ki Hajar Dewantara terwakilkan oleh seorang perempuan berbaju biru yang tiba-tiba berteriak histeris meminta bentrokan harus segera disudahi.
Perempuan itu berteriak sembari menangis bahwasanya tepat di depan massa yang bentrok terdapat bangunan bersejarah yakni Pendopo Tamansiswa.

Bangunan itu menjadi cikal bakal dunia pendidikan Indonesia.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.