Berita Tabanan
Kabupaten Tabanan Tidak Terdampak Kelangkaan Gas LPG 3 Kilogram di Bali
Kabupaten Tabanan tidak terdampak kelangkaan Gas LPG 3 kilogram di Bali.
Penulis: Arini Valentya Chusni | Editor: Putu Kartika Viktriani
Salah satu pangkalan, Ni Putu Novi di Banjar Jambe Baleran Kecamatan Tabanan mengaku, bahwa stok sampai saat ini masih aman.
Dari jatah yang biasa dia dapat yakni 150 tabung gas dalam dua hari, masih terbilang bisa dipenuhi.
Tidak ada kelangkaan seperti di daerah lainnya.
“Saya dapat jatah 150 butir setiap dua hari sekali. Mau langka atau tidak, tetap jatah dapat saja segitu,” ungkapnya.
Novi mengaku, dari jatah itu memang terus bisa memenuhi kebutuhan di wilayahnya. Bahkan, tidak kekurangan. Namun, jatah itu juga tidak bisa bertambah.
“Ya itu tadi mau langka sepi tetap segitu. Gak bisa nambah juga,” jelasnya.
Dan pantauan di lapangan harga untuk LPG berkisar direntang harga sekitar Rp 21 ribu hingga Rp 22 ribu.
Terpisah, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tabanan,
Ni Made Murjani, menyatakan, bahwa hingga saat ini belum ada laporan mengenai kelangkaan di Tabanan.
Bahkan harga LPG masih tetap normal, yaitu Rp 22 ribu di pengecer.
Sedangkan Kewenangan terkait harga dan pasokan LPG ada di Pertamina, sementara Disperindag hanya bertugas memantau harga dan komoditas bahan pangan.
“Untuk harga berkisar sekitar Rp 22 ribu di tingkat pengecer,” bebernya.
(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.