Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Bangli

600 Sambungan Rumah Diprediksi Kena Imbas Proyek Rehab Saluran Drainase

600 Sambungan Rumah Diprediksi Kena Imbas Proyek Rehab Saluran Drainase

Tayang:
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Fenty Lilian Ariani
Muhammad Fredey Mercury
Kondisi trotoar dan drainase di ruas jalan Nusantara, Bangli 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Proyek rehabilitasi di kota Bangli yang akan segera digarap, diprediksi berimbas pada kerusakan sambungan rumah pelanggan Perumda Air Minum Tirta Danu Arta (PDAM) Bangli.

Diperkirakan ada 1600 sambungan rumah yang terkena imbas proyek tersebut.

Kabag Teknik Perumda Air MInum Tirta Danu Arta, Ida Bagus Prenawa mengatakan dalam proses pengerjaan rehabilitasi saluran drainase, dipastikan akan berdampak pada pelayanan perusahan kepada konsumen.

Ini dikarenakan posisi pipa sambungan rumah, berada tepat dibawah trotoar.

"Ketika trotoar dibongkar, tentu pipa sambungan rumah juga akan putus," ujarnya Senin (12/6/2023).

Dikatakan IB Prenawa, estimasi sambungan rumah yang terdampak proyek rehabilitasi sebanyak 1600. Sedangkan untuk perbaikan, imbuhnya, dibutuhkan biaya Rp690 ribu per satu titik sambungan rumah.

Dengan demikian, perkiraan anggaran yang dibutuhkan untuk normalisasi sambungan rumah mencapai Rp 1,1 miliar lebih.

Selain sambungan rumah, IB Prenawa juga tidak memungkiri akan ada pipa distribusi yang diganti, lantaran tergerus alat berat dalam proses pembongkaran dan pengerukan saluran drainase.

Namun menurutnya penggantian pipa ini memang diperlukan, mengingat kondisi pipa distribusi yang ada sudah tergolong uzur. 

Baca juga: Disparbud Bangli Bangun Fasilitas Hiking Ditengah Wacana Larangan Mendaki

"Jika melihat kondisi pipa distribusi yang digunakan saat ini sudah uzur dan rawan bocor, memang idealnya sudah harus diganti. Pergantian nantinya dilakukan berbarengan dengan kegiatan rehabilitasi saluran drainase. Namun tentunya kembali lagi pada ketersediaan anggran. Karena butuh anggran besar, maka pergantian pipa distrubusi, fokus pada yang rusak saja," ucapnya.

IB Prenawa mengaku sejauh ini pihaknya belum mengetahui teknik pengerjaan yang akan dilakukan pemenang tender.

Apakah pengambilan pekerjaan fokus di satu ruas jalan atau berbarengan di sejumlah titik ruas jalan.

"Begitu juga terkait kapan waktu dimulainya pengerjaan kami belum tahu kapan. Harapan kami ada informasi mengenai kapan pelaksanaannya, sehingga H-1 kegiatan kami bisa buatkan pengumuman gangguan pelayanan, sehingga pelanggan bisa menampung air," tandasnya.

Diketahui, kegiatan rehabilitasi saluran drainase akan segera dieksekusi, mengingat sudah ada pemenang tender.

Kegiatan bernilai Rp 38 miliar yang dianggarkan Pemprov Bali ini menyasar sejumlah ruas jalan. Mulai dari ruas jalan Merdeka, Nusantara, Kusumayuda dan Erlangga.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved