Pemilu 2024
Sandiaga Uno Ditawari Jabatan Ketua Badan Pemenangan Pemilu PPP
Mardiono menjelaskan, ketua Bapilu memiliki tanggung jawab untuk memenangkan PPP pada Pemilu 2024.
TRIBUN-BALI.COM - Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhammad Mardiono, menawarkan jabatan strategis sebagai ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) kepada Sandiaga Uno.
"Saya menawarkan kepada para peserta. Saya berpendapat Pak Sandi layak untuk kita berikan tugas sebagai ketua badan pemenangan pemilu nasional," kata Mardiono saat memberikan sambutan pada pembukaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) VI PPP di Jakarta, Jumat (16/6/2023) petang.
Mardiono menjelaskan, ketua Bapilu memiliki tanggung jawab untuk memenangkan PPP pada Pemilu 2024. PPP memiliki salah satu bagian organisasi bernama Lajnah Pemenangan Pemilu (LP2) atau badan pemenangan pemilu.
Selain itu, Bapilu juga didukung oleh badan saksi yang akan menyatu menjadi satu kesatuan di bawah Bapilu.
Baca juga: Soal Panggilan Mentan Syahrul Yasin Limpo, Firli Bahuri: KPK Tak Terpengaruh Isu Politik
Baca juga: Tindaklanjuti Kasus Rabies, Dinas PKP Bangli Gencarkan Vaksinasi Emergency
DPP PPP menggelar Rapimnas di Jakarta pada 16-17 Juni 2023.
Sejumlah isu yang dibahas, antara lain pemberian tugas dan jabatan kepada Sandiaga Uno dan wacana penetapan Sandiaga sebagai bakal calon wakil presiden yang diusung PPP.
Untuk diketahui, pendaftaran bakal capres dan cawapres dijadwalkan pada 19 Oktober hingga 25 November 2023.
Menurut Mardiono, Sandiaga Uno sebagai kader baru di PPP, turut diberikan beban berat sesuai dengan kapasitas yang dimilikinya.
Dia juga berpandangan perlu adanya tokoh yang dapat membawa kesuksesan elektoral PPP pada Pemilu 2024.
"Kami tahu Pak Sandi memiliki tingkat elektoral yang tinggi, maka tentu harus diberi beban sesuai dengan kapasitasnya," katanya.
Dalam pembukaan Rapimnas tersebut, Mardiono sempat mengumumkan bergabungnya Sandiaga Uno, yang dianggap tokoh politik nasional untuk memperkuat barisan perjuangan partai tersebut.
Mardiono mengatakan PPP memerlukan tokoh-tokoh politik nasional untuk memperkuat barisan perjuangan partai.
"Ahlan wa sahlan untuk Sandiaga Salahudin Uno," ujarnya.
Selain itu, Mardiono juga mengungkapkan sejumlah mantan jenderal dan aparat penegak hukum telah bergabung di PPP.
Sebelumnya, Sandiaga Salahuddin Uno resmi menjadi anggota PPP pada Rabu (14/6). Hal itu dibuktikan dengan penyerahan kartu tanda anggota (KTA) beserta jaket PPP dari Muhamad Mardiono ke Sandiaga Uno di Kantor DPP PPP, Jakarta Pusat.tribunnews/ant)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/d-nfg-nfgh-mnghm.jpg)