Berita Badung
Oknum Sopir Transportasi Konvensional yang Minta Uang ke Wisatawan di Bali Merupakan Warga Rantauan
Oknum Sopir Transportasi Konvensional Yang Minta Rp 150 Ribu Pada Turis Karena Naik Transportasi Online Merupakan Warga Rantauan
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Oknum sopir transportasi konvensional yang meminta uang kepada turis karena naik transportasi online kini sudah diamankan jajaran reskrim Polsek Kuta Utara.
Kejadian yang diduga terjadi di wilayah Canggu, Kuta Utara, Badung, Bali itu akan merusak citra pariwisata Canggu yang saat ini sedang berkembang.
Mirisnya lagi, oknum sopir transportasi konvensional yang melakukan aksi palak itu ternyata bukan warga Canggu asli.
Dari informasi yang didapat, oknum sopir dengan inisial Kadek EP (41) berasal dari Kintamani, Bangli.
Baca juga: Oknum Sopir Transportasi Konvensional Minta Turis BayarRp150 Ribu Karena Gunakan Transportasi Online
Sehingga dipastikan oknum sopir yang melakukan aksi palak tersebut merupakan warga rantauan yang membuat citra pariwisata di wilayah Badung tercoreng.
Bahkan setelah beredar foto penangkapan oknum sopir itu, tidak sedikit masyarakat yang membagikan dan menyayangkan aksi yang dilakukan.
Salah satu aparat kepolisian di Polsek Kuta Utara mengaku bahwa pelaku sudah diamankan Selasa 20 Juni 2023 malam.
Penangkapan pelaku setelah ramainya video yang beredar melihatkan aksi pelaku meminta uang kepada wisatawan karena naik transportasi online.
"Kemarin sudah diamankan. Bahkan sudah diintrogasi kemarin," kata sumber yang dikonfirmasi Rabu 21 Juni 2023
Pihaknya pun mengakui bahwa oknum sopir itu bukan merupakan warga Badung atau asli Canggu.
Namun saat diperiksa merupakan asli Kintamani Bangli.
"Karena membuat tidak kondusif dan mengganggu wisatawan sehingga diamankan," jelasnya sembari mengatakan hari ini rencana akan dirilis.
Sebelumnya Kapolsek Kuta Utara, Kompol I Made Pramasetia S.H., S.I.K.,M.H yang dikonfirmasi Selasa malam tidak menampik hal tersebut.
Pihaknya mengaku bahwa oknum sopir sudah diamankan di Polsek Kuta Utara.
"Sudah kami amankan oknum sopir itu," kata Pramastia.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.