Berita Gianyar

Anomali Coffee Ubah Limbah Kopi Jadi Seni Berkelas

Anomali Coffee menggelar workshop mengubah kopi menjadi karya seni. Anomali Coffee juga menghadirkan seniman Inggris, Rachel Ella Taylor

Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Kesenian dari limbah kopi dalam workshop yang digelar Anomali Coffe Ubud, Minggu 25 Juni 2023 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Seiring perkembangan zaman, media seni juga mengalami perkembangan.

Bahkan hal yang pada zaman dulu tak terpikirkan.

Seperti yang terlihat dalam workshop yang digelar Anomali Coffee Ubud, Gianyar, Bali, Minggu 25 Juni 2023.

Sebagai perusahaan yang menjual kopi, mereka ingin menjadikan limbah kopi sebagai benda yang bernilai. 

Baca juga: Putu Arimbawa Buat Lukisan Dari Sisa Ampas Kopi


Karena itu, terciptalah karya instalasi yang dibuat menggunakan limbah kopi.

Tak tanggung-tanggu, Anomali Coffee menghadirkan seniman Inggris, Rachel Ella Taylor untuk mengkoordinasi instalasi tersebut.


Pantauan di lokasi, langkah dalam membuat instalasi dari limbah kopi ini cukup sederhana.

Yakni hanya bermodalkan ampas kopi yang didapat langsung dari limbah kopi di Anomali Coffee dan kertas aluminium foil.

Lalu, aluminium foil ini dibentuk, dan dilukis menggunakan ampas kopi, yang sebelumnya ampas itu telah difermentasi menjadi tinta.

Baca juga: PKM Unwar Berikan Pelatihan pada Petani Kopi di Batukaang Kintamani, Olah Kulit Kopi Jadi Kompos


Dalam karya seni ini, peserta diarahkan membuat motif daun. Dalam hitungan kurang dari satu jam, sebuah instalasi indah sudah terbangun mirip dengan vas bunga recycle.


Manager marketing Anomali Coffee, Melati Fiarty Assifina menjelaskan bahwa kegiatan ini, merupakan salah satu mewujudkan zero limbah.

Seperti pada umumnya, dalam usaha kopi, tentunya memiliki limbah kopi.

Dalam menghindari pencemaran lingkungan, pihaknya ingin menjadikan limbah kopi tersebut menjadi benda bernilai. 

Baca juga: Kopi Robusta di Tabanan Harganya Meningkat Tajam


"Dalam workshop ini, kita memang ingin meningkatkan kualitas dan fungsi daur ulang. Dengan meng-up recycling agar menambah estetik serta nilai ekonomisnya. Karya ini akan kami jadikan tambahan koleksi karya daur ulang di outlet kami," ujarnya  di sela kegiatan.

 

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved