Berita Jembrana
Dua Sekolah Negeri Dibobol Maling! Salah Satunya Sekolah yang Meluluskan Bupati Nengah Tamba
Salah satu sekolah yang mengalami pencurian, disebutkan sebagai almamater Bupati Jembrana, I Nengah Tamba.
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Dua sekolah negeri di Kecamatan Melaya, Jembrana, Bali, kebobolan maling dalam pekan ini.
Sebanyak tujuh unit proyektor hilang di dua sekolah ini. Peristiwa pencurian yang terjadi pada hari libur sekolah, ditaksir mengalami kerugian hingga hampir Rp30 juta.
Salah satu sekolah yang mengalami pencurian, disebutkan sebagai almamater Bupati Jembrana, I Nengah Tamba.
Menurut informasi yang diperoleh, peristiwa sekolah kebobolan maling ini baru diketahui pada awal pekan ini dan di hari yang sama.
Sebab, saat ini masih dalam susana liburan sekolah. Dua sekolah yakni SDN 4 Manistutu dan SDN 5 Tukadaya, Kecamatan Melaya.
Baca juga: Hilang di Pantai Kedonganan, Jasad Muhamad Ditemukan di Pinggir Pantai Jimbaran Bali
Baca juga: Jaga Toleransi Umat Beragama, Giri Prasta Serahkan Hewan Qurban Usai Sholat Led di Puspem
"Ada beberapa proyektor sekolah yang hilang, akibat peristiwa tersebut (pencurian di sekolah)," ungkap Kapolsek Melaya, AKP I Putu Raka Wiratma, saat dikonfirmasi, kamis 29 Juni 2023.
Dia melanjutkan, pihaknya saat ini sedang melakukan penyelidikan terhadap raibnya barang di sekolah di kecamatan Melaya.
Dari hasil keterangan saksi dan olah TKP, kerugian material ditaksir mencapai Rp 29 juta lebih.
"Kerugian sekitar Rp29 Juta. Kita sekarang masih penyelidikan," tegasnya.
Terpisah, Bupati Jembrana, I Nengah Tamba, juga sempat datang ke sekolah yang dibobol maling tersebut.
Pihaknya mengharapkan kasus ini segera terungkap. Sebab, para pelaku ini nekat mengambil tanpa izin peralatan untuk siswa siswi belajar di Jembrana.
"Kami harap segera terungkap. Saya cukup gerah dengan peristiwa ini karena alat belajar anak-anak siswa kita dibawa kabur," tegasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/rnjrtfmtfmk.jpg)