Promo Produk

VIRAL di Media Sosial: Kesal Kerap Dikucilkan Warga, Pria di Ponorogo Tutup Jalan Pakai Tembok

Bukan tanpa alasan, aksi pemilik tanah yang diketahui bernama Bagus Robyanto itu bemula dari kekesalannya karena sering dikucilkan oleh warga setempat

Editor: Mei Yuniken
Kolase Kompas.com dan Tribunnews
VIRAL di Media Sosial: Kesal Kerap Dikucilkan Warga, Pria di Ponorogo Tutup Jalan Pakai Tembok 

Situasi ini terjadi setelah satu-satunya akses jalan ditembok oleh tetangganya.

Akses satu-satunya ke rumah mereka tertutup tembok setinggi lebih dari dua meter yang dibangun Riyanto.

Satu di antara anak Haryono, Widiastuti (40), mengaku sedang bepergian saat proses penembokan tersebut.

"Tahu-tahu saat saya balik sudah ditembok tinggi. Saya juga tidak bisa masuk," ucapnya.

Widi mengatakan, anaknya, Maya, seharusnya kuliah.

Namun karena terjebak di dalam tembok, ia tidak bisa pergi ke kampusnya.

Widi pun harus mengirim makanan untuk orang tua anak dan adiknya.

"Kalau tadi pagi sudah masak. Sore kami bawakan makanan," ucap Widi saat menjelang malam.

Menurut Kepala Desa Beji, Khoirudin, kasus ini adalah konflik keluarga Haryono dan Riyanto.

Haryono mengaku, jalan yang menjadi akses ke rumahnya adalah jalan milik keluarganya.

Dulu tanah ini pernah dibeli, namun tidak pernah ada bukti akta jual beli.

Sementara Riyanto yang mempunyai rumah di sebelahnya, mempunyai sertifikat hak milik atas tanah yang ditempatinya.

Baca juga: VIRAL Video Aksi Perundungan Siswa di Cipanas, Paksa Cium Kaki Pembully Sambil Jalan Jongkok

Dalam sertifikat tersebut jalan yang menuju ke rumah Haryono juga termasuk menjadi miliknya.

"Karena jalan itu dianggap bagian dari miliknya, Pak Riyanto lalu memasang tembok," tutur Khoirudin.

Lanjut Khoirudin, pihaknya sudan lima kali memediasi antara Haryono dan Riyanto.

Halaman
1234
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved