Berita Denpasar
Disperindag Kota Denpasar Gelar Pelatihan Konversi Motor Konvensional Menjadi Motor Listrik
Disperindag Kota Denpasar Gelar Pelatihan Konversi Motor Konvensional Menjadi Motor Listrik
Penulis: Putu Supartika | Editor: Fenty Lilian Ariani
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar menggelar Pelatihan Logam dan Mesin Perbengkelan Roda 2.
Kegiatan yang bertujuan untuk mendukung kebijakan konversi motor konvensional menjadi motor listrik.
Pelaksanaan pelatihan digelar di kawasan Jalan Gatot Subroto Tengah, dari tanggal 17-21 Juli 2023.
Kadis Perindag Kota Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari mengatakan, pertumbuhan kendaraan yang terus meningkat tiap tahun secara otomatis meningkatkan kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) dan tingkat polusi udara yang ikut meningkat.
Ketergantungan terhadap BBM membawa ke titik di mana mesti beralih.
Karenannya, saat ini menandakan pentingnya pemanfaatan sumber energi terbarukan.
"Kendaraan bermotor listrik atau KBL menawarkan solusi bagus untuk mengatasi masalah-masalah itu. Dari sisi lingkungan, KBL meningkatkan kualitas udara karena menggunakan energi lebih bersih dan ramah lingkungan, sehingga turut mewujudkan lingkungan yang lebih baik bagi masyarakat," katanya, Rabu 19 Juli 2023.
Dari sisi pengembangan teknologi, kendaraan listrik mendorong inovasi dalam industri teknologi, rekayasa, dan manufaktur lokal.
Ia menjelaskan, keinginan untuk mendukung pengembangan kendaraan listrik tidak cukup hanya bermodalkan kekayaan alam, melainkan juga harus disertai dengan kesiapan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten.
Baca juga: Pihak Ayu Ting Ting Murka dengan Enji Baskoro yang Tiba-tiba Bilang Kangen Bilqis: Nggak Penting!
Hal ini salah satunya melalui Pelatihan Konversi Motor Konvensional Menjadi Motor Listrik.
Pihaknya menambahkan, kegiatan yang diikuti oleh 20 orang peserta dari SMK dan IKM perbengkelan ini bertujuan memberikan pengetahuan dan teknik bagaimana mengkonversi motor konvensional menjadi motor listrik.
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menciptakan wirausaha yang kedepannya diharapkan bisa mandiri dan selanjutnya dapat menyerap tenaga kerja lebih banyak lagi dan mengurangi pengangguran.
"Semoga melalui pelatihan ini dapat membentuk SDM yang handal dan siap diserap oleh industri," harapnya. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.