Tabrakan Beruntun Samsam Tabanan
BREAKING NEWS! Tabrakan Beruntun di Tanjakan Samsam Tabanan, Truk Tak Kuat Nanjak Tabrak 3 Kendaraan
Kecelakaan di jalan umum Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di kawasan wilayah hukum Polres Tabanan memang cukup sering terjadi.
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Tragedi kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Tabanan.
Kecelakaan di jalan umum Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di kawasan wilayah hukum Polres Tabanan memang cukup sering terjadi.
Kali ini, tabrakan beruntun terjadi, pada Kamis 27 Juli 2023 siang tadi.
Kendaraan truk tidak kuat menanjak, dengan Nopol DK 8078 BP kemudian merosot dan menabrak tiga buah kendaraan lainnya.
Baca juga: Viral Video Wisman Ciuman di Pura Lempuyang Karangasem! Desa Adat Gelar Upacara Pembersihan
Baca juga: Kabag Ops Polres Padang Lawas Dilaporkan Berselingkuh dengan Anggota DPRD Jenti Napitupulu

Tiga kendaraan yang terlibat tabrakan beruntun karena truk melorot itu, yakni Grand Max DK 8802 WB, Toyota Yaris putih DK 1107 QE, dan pikap warna hitam DK 6209 GM.
Kapolsek Kerambitan, I Gusti Putu Sudara mengatakan, bahwa kejadian terjadi pada pukul 11.15 Wita.
Kejadian terjadi di Kilometer 25,2 Banjar Dinas Samsam 2, Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan, Tabanan.
Atau tepat di depan UD Manunggal Samsam.
Kendaraan truk dikemudikan Sugihardi, 45 tahun, asal Desa Cupel, Kecamatan Negara, Jembrana. Dan tidak ada STNK truk, dinyatakan oleh sopir hilang.
Truk menabrak Daihatsu Grand Max DK 8802 WB dikemudikan, Ida Bagus Ketut Hindu Parwata warga Desa Batuagung Kabupaten Jembrana.
Kemudian, menabrak juga Suzuki Carry pikap DK 8299 GM dikemudikan, I Made Suarcana 46 tahun, warga Desa Pupuan sawah Kecamatan Pupuan, Tabanan.

Dan terakhir menabrak mobil Yaris DK 1107 QE dikemudikan, oleh Ni Nyoman Sri Mahayuni, 46 tahun, warga Desa Samsam Kecamatan Kerambitan, Tabanan.
“Jadi kecelakaan ini karena truk tidak kuat menanjak dan menabrak tiga kendaraan di belakangnya,” ucapnya.
Dijelaskannya, dari tabrakan beruntun ini pengemudi truk selamat, pengemudi Grand max mengalami sakit dan bengkak pergelangan tangan kanan (diduga patah tulang).
Kemudian, mengalami robek alis mata kanan, lecet pada bagian wajah atau muka dalam keadaan sadar diirawat di RSUD Tabanan.
Kemudian, pengemudi pikap Carry DK 8299 GM dalam keadaan selamat.
Dan terakhir pengemudi Yaris DK 1107 QE mengalami lecet di lutut kaki kanan dan kiri, dan dalam keadaan sadar dirawat di RS Wisma Prasanthi Tabanan.
“Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini,” ungkapnya.
Akibat kejadian tabrakan beruntun ini, kerusakan dan kerugian sendiri untuk truk penyok bak belakang kiri, kerugian ditaksir Rp 500 ribu.
Grand Max DK 8802 WB ringsek bagian depan, pecah kaca depan, pecah lampu depan, bengkok pada casis body, kerugian material Rp 25.000.000.
Kemudian, Carry pikap DK 8299 GM mengalami kerusakan pecah kaca depan, pecah kaca samping kiri dan kanan, ringsek pada bagian depan, bengkok casis body, dan ditaksir kerugian Rp 25 juta.
Terakhir untuk kendaraan Yaris DK 1107 QE mengalami kerusakan ringsek bagian depan, pecah lampu depan, bengkok casis body dan kerugian ditaksir Rp 25 juta.
“Kerugian total kami taksir Rp 75 juta lebih untuk empat kendaraan itu,” bebernya. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.