Bayi Tertukar di Bogor
Kronologi Bayi Tertukar di Bogor, Ini Kejanggalan yang Dirasakan Siti Saat Bayi Disusui
Kasus bayi tertukar ini diduga terjadi di Rumah Sakit (RS) Sentosa, Kemang, Kabupaten Bogor, setelah sang ibu melahirkan secara sesar
Berdasarkan data administrasi dan rekam medis, ujar Gregg, memang saat itu ada dua bayi laki-laki yang baru dilahirkan.
Kedua perempuan yang bayinya diduga tertukar itu dipanggil untuk melakukan tes DNA dan pengujian di laboratorium di Jakarta.
Namun, saat itu, ibu lain yang merupakan warga Tajur Halang, Kabupaten Bogor, tidak pernah mau datang atau bersedia tes DNA.
Saat ditanya alasan pasien B menolak untuk tes, Gregg mengaku tidak mengetahui pasti.
"Dan hari ini, kami tetap meminta ibu pasien B menunjuk lembaga laboratorium tes DNA-nya. Nanti RS akan memfasilitasi semua," ujar Gregg, dikutip dari Kompas.com (12/8).
RS tak menampik bayi tertukar
Sementara itu, Gregg tak menampik bahwa telah terjadi kasus bayi tertukar di rumah sakitnya.
Pihaknya mengakui insiden ini karena bukti hasil tes DNA.
Kini, RS Sentosa tengah berupaya menelusuri bagaimana bayi tersebut dapat tertukar.
"RS akan melakukan tes secara silang untuk mengetahui hasil mumpuni, baru nanti kita memikirkan langkah selanjutnya seperti apa karena ini menyangkut manusia," ujarnya.
"Tapi kemudian yang jadi kendala adalah pasien B menyatakan secara mental dan psikologis dia belum siap. Kami menghargai itu," lanjut Gregg.
(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.