Bayi Tertukar di Bogor

Kronologi Bayi Tertukar di Bogor, Ini Kejanggalan yang Dirasakan Siti Saat Bayi Disusui

Kasus bayi tertukar ini diduga terjadi di Rumah Sakit (RS) Sentosa, Kemang, Kabupaten Bogor, setelah sang ibu melahirkan secara sesar

Editor: Sabrina Tio Dora Hutajulu
TribunnewsBogor
Kronologi Bayi Tertukar di Bogor, Ini Kejanggalan yang Dirasakan Siti Saat Bayi Disusui 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kronologi Bayi Tertukar di Bogor, Ini Kejanggalan yang Dirasakan Siti Saat Bayi Disusui

Peristiwa bayi tertukar di Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat gegerkan jagad sosial media.

Bayi laki-laki dari pasangan suami istri M Thabrani (52) dan Siti Maulia (37) diduga ditukar.

Kasus bayi tertukar ini diduga terjadi di Rumah Sakit (RS) Sentosa, Kemang, Kabupaten Bogor, setelah sang ibu melahirkan secara sesar pada 18 Juli 2022.

Kuasa hukum Siti, Rusdy Ridho mengatakan, kala itu, kliennya kaget melihat gelang atau label nama yang dipakai tidak sesuai.

"Kejadiannya setahun lalu, jadi ketika hari kedua dikasih bayinya itu sudah ada kecurigaan. Secara psikologis seorang ibu ya, kok pas menyusui bayinya berbeda dengan hari pertama," ujarnya dilansir Kompas.com, Kamis (10/8).

Baca juga: 342 Warga Denpasar Telah Menerima Santunan Kematian, Rp2,5 Juta Per Orang

Baca juga: 342 Warga Denpasar Telah Menerima Santunan Kematian, Rp2,5 Juta Per Orang

Kronologi bayi tertukar di Bogor

Siti mengaku, peristiwa bermula saat dirinya melahirkan anak keempat secara sesar di Rumah Sakit Sentosa.

Dilansir Kompas.com (11/8), bayi sehat itu kemudian digendong dan diberi ASI serta kebutuhan lainnya.

Sehari kemudian, pada 19 Juli 2022 malam, bayi tersebut dibawa suster untuk diberikan perawatan ke ruangan khusus bayi.

Paginya, pada 20 Juli, saat si bayi hendak digendong dan disusui, Siti merasakan kejanggalan dan kecurigaan lantaran terasa berbeda.

"Terus Rabu pagi jam 06.00 itu saya merasa bayi berbeda pas digendong, dari bajunya yang awalnya kuning kok jadi pink. Dari fisik, muka, rambut, dan kulit berbeda. Kalau yang bayi saya rambutnya tipis, enggak tebel," ungkapnya.

Sebagai seorang ibu, Siti sebenarnya gelisah dan bertanya-tanya tentang bayi biologis yang sesungguhnya.

Namun, karena tidak ingin memperpanjang masalah, Siti dan Thabrani yang dipanggil ke ruangan segera mengurus administrasi.

Setelah tiga hari dalam perawatan, Siti kemudian membawa bayinya pulang.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved