Pilpres 2024
Kerap Dituding Playing Victim di Kancah Pilpres 2024, Anies Baswedan Buka Suara
Kerap Dituding Playing Victim di Kancah Pilpres 2024, Anies Baswedan Buka Suara
TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Tudingan playing victim selalu dilekatkan ke Anies Baswedan dalam konteks Pilpres 2024.
Tak ingan rumor itu menjadi bola liar, Anies Baswedan yang juga bakal calon presiden (bacapres) diusung Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) pun buka suara.
"Tadi saya mengatakan saya tidak pernah merasa khawatir dengan semua dan tidak pernah berkeluh kesah," ujar dia dalam acara Desak Anies dalam youtube Kompas TV seperti dikutip pada Sabtu (19/8/2023).
Baca juga: Ditanya Jika Ditawari Cawapres, Anies Baswedan: Jadi Capres, Saya Tidak Melamar, Saya Diundang
Mantan mendikbud era Jokowi ini mengaku, sudah menjadi hal wajar dalam setiap kompetisi terjadi saling serang.
"Kompetisi sepakbola saja saling tekel kok kompetisi badminton ada smash, yang penting jangan tendang kaki, jalani saja," tutur dia.
Salah satu tudingan playing victim terjadi saat Anies melontarkan pernyataan adanya indikasi dirinya hendak dijegal dalam Pilpres 2024.
Baca juga: Partai Demokrat Hormati Pilihan PAN Tak Dukung Anies Baswedan di Pilpres 2024: Terbaca Publik
Pernyataan itu seolah-olah menzalimi Anies dengan tujuan hendak menarik empati dan simpati orang banyak.
Anies Baswedan pun menegaskan, dirinya tidak pernah merasa dijegal.
"Proses politik itu normal pada yang berusaha untuk memangkas, menghentikannya gitulah sudah kompetisi saling menjatuhkan, menghentikan jadi kita jangan berharap menghentikan toh bisa saja. Saya tidak pernah merasa dijegal," tuturnya.
Artikel terkait telah tayang di Tribunnews dengan judul Sering Dituding Playing Victim, Anies Baswedan Merespons: Saya Tidak Pernah Berkeluh Kesah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Anies-baswedan-hadiri-milad-PKS.jpg)