Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Tabanan

Alas Kedaton Bali Ditinggal Kelelawar dan Turis, Suryawan: Terkadang Kami Dibantu Pedagang Pasar

Alas Kedaton meredup saat pandemi, kelelawar kini cukup susah untuk dijumpai karena habitat yang mulai bergeser

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Yunia/Tribun Bali
Pengunjung - Alas Kedaton merupakan salah satu destinasi wisata, yang berada di Desa Adat Kukuh Marga, Tabanan, Bali - Alas Kedaton Bali Ditinggal Kelelawar dan Turis, Suryawan: Terkadang Kami Dibantu Pedagang Pasar 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Objek wisata Alas Kedaton masih diminati wisatawan.

Rata-rata per hari, destinasi wisata yang pernah populer 15 tahun lalu ini, dikunjungi 150 wisatawan baik domestik maupun mancanegara.

Koordinator Operasional Daya Tarik Wisata (DTW) Alas Kedaton, I Gusti Bagus Suryawan mengatakan, seperti kondisi objek lainnya, Alas Kedaton meredup saat pandemi lalu.

Saat pelonggaran kegiatan, kunjungan paling banyak 15 wisatawan dalam sehari.

Baca juga: Alas Kedaton Ditinggal Kelelawar dan Turis,15 Tahun Lalu Populer, Kini 150 Wisatawan Sehari

“Pada waktu itu kami sampai tidak mengenakan tiket ketika pengunjung datang. Jadi hanya sukarela dari pengunjung,” ucap Gusti Suryawan, Minggu 20 Agustus 2023.

Januari 2023, kunjungan ke destinasi yang berada di Desa Kukuh, Kecamatan Marga, Tabanan itu meningkat.

Paling tinggi pada bulan Juni rata sampai Agustus.

“Juni sampai Agustus itu yang ramai, didominasi asing,” ungkapnya.

Gusti Suryawan mengatakan, pengelola mengenakan biaya tiket masuk untuk wisman asing dewasa Rp 30 ribu, sedangkan anak-anak Rp 20 ribu.

Untuk domestik dewasa Rp 20 ribu dan anak-anak Rp 15 ribu.

Sesuai masukan guide dan rekanan, harga tiket masuk ke Alas Kedaton akan dinaikkan. Untuk wisman dewasa akan jadi ke Rp 50 ribu, dan anak-anak Rp 30 ribuan.

Sedangkan domestik dewasa Rp 30 ribu dan anak-anak Rp 20 ribu.

“Ini kami sedang bahas. Kemungkinan naik tahun depan dan saat ini menghabiskan hingga akhir tahun. Tahun 2024 baru bisa kami realisasikan kenaikan harga tiket,” demikian kata dia.

Alas Kedaton terkenal objek wisata yang dihuni kelelawar berukuran jumbo.

Kelelawar itu yang kini cukup susah untuk dijumpai karena habitat yang mulai bergeser.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved