Berita Jembrana

Penyu Hijau Betina Ditemukan Mati di Pantai Perancak, Sirip Terikat Senar, Diduga Hasil Perburuan

Seekor penyu hijau diduga hasil perburuan ditemukan terdampar dalam kondisi mati di pesisir Pantai Perancak, Kecamatan Jembrana, Bali

Istimewa
Personel Kelompok Pelestari Penyu (KPP) Kurma Asih di Desa Perancak saat hendak menguburkan penyu di pesisir Pantai Perancak, Kecamatan Jembrana, Minggu 20 Agustus 2023 sore kemarin. 

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Seekor penyu hijau diduga hasil perburuan ditemukan terdampar dalam kondisi mati di pesisir Pantai Perancak, Kecamatan Jembrana, Bali, Minggu 20 Agustus 2023 sore.

Penyu yang ditemukan warga tersebut ditemukan dalam kondisi terikat senar pada sirip serta ditemukan angka 57 di atas kerapannya.

Kelompok Pelestari Penyu sangat prihatin dengan temuan satwa dilindungi tersebut ditemukan dalam kondisi seperti itu.

Baca juga: Sebulan Pokmaswas Penimbangan Lestari di Buleleng Bali Amankan Ribuan Telur Penyu


Menurut informasi yang diperoleh, jenis penyu hijau ini adalah betina.

Satwa dilindungi itu memiliki panjang sekitar 70 cm dan lebar 68 cm dan usianya diperkirakan sekitar 30 tahun atau usia produktif.


"Awalnya ditemukan oleh warga di pesisir. Kondisinya mirip dengan kasus-kasus penyelundupan penyu yang sempat ditangani pihak kepolisian. Siripnya juga diikat senar," kata Koordinator Kelompok Pelestari Penyu (KPP) Kurma Asih di Desa Perancak, I Wayan Anom Astika Jaya saat dikonfirmasi Senin 21 Agustus 2023. 

Baca juga: Mengejar Penyu, Wisatawan Perancis Terjebak di Tebing Pantai Atuh Nusa Penida Bali


Pihaknya mengakui peristiwa temuan penyu ini sangat memperihatinkan. Mengingat satwa yang semestinya dilindungi justru dilakukan seperti ini.

Sehingga ada spekulasi bahwa penyu ini diduga hasil perburuan yang mati kemudian dibuang begitu saja.

Baca juga: Nyaris Tiap Malam Begadang Demi Telur Penyu, Dua Jenis Kian Langka Ditemukan di Pesisir Klungkung


Pola ini, kata dia mirip sekali dengan kasus penyelundupan penyu yang beberapa kali ditangani pihak kepolisian.

Dengan kasus ini, pihaknya menyarankan masyarakat agar lebih peduli untuk menjaga dan melindungi satwa yang terancam punah ini. 


"Dari hasil pemeriksaan, tidak ada luka pada tubuh penyu, namun terdapat jeratan tali senar pada kedua sirip depannya. Mari menjaga ciptaan Tuhan bersama-sama agar generasi kita nantinya maish bisa mengenalinya, misalnya penyu," harapnya. (*)

 

 

Berita lainnya di Penyu Hijau

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved