Berita Klungkung
Klungkung Kekurangan Armada Damkar! Satu Unit Rusak Parah, Keropos dan Penuh Belukar
Kasatpol PP dan Damkar Klungkung, Dewa Putu Suarbawa menjelaskan, Bupati Klungkung sebenarnya sudah menugaskan dirinya
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Satu armada pemadam kebakaran di Nusa Penida rusak berat. Armada tersebut sudah tidak bisa digunakan lagi terparkir di seputaran Gor Nusa Penida. Kondisinya tidak terurus, bodi berkarat hingga keropos.
Bahkan armada tersebut sudah ditumbuhi belukar karena sudah terlalu lama tidak beroperasi. Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, sempat meminta Kasatpol PP dan Damkar Klungkung mengurus penghapusan aset armada damkar tersebut.
Kasatpol PP dan Damkar Klungkung, Dewa Putu Suarbawa menjelaskan, Bupati Klungkung sebenarnya sudah menugaskan dirinya untuk melaksanakan proses penghapusan aset tersebut.
"Armada damkar sudah keropos, as roda juga sudah patah. Sudah rusak berat, tidak bisa digunakan lagi. Sehingga saya diminta melaksanakan proses penghapusan armada tersebut," ujar Putu Suarbawa, Selasa (29/8).
Ia mengaku sudah mendaftarkan armada damkar yang rusak berat di Nusa Penida ke bidang aset BPKPD Klungkung, agar dimasukkan ke daftar penghapusan milik daerah. Namun belum ada realisasi pengadaan baru.
Baca juga: Bule Hipnotis! Tebar Teror Hingga Luar Bali, Beraksi Dengan Modus yang Sama di Banyak Tempat
Baca juga: 3 Pemerkosa Ancam Korban, Pertama Paman Lalu Tetangga Terakhir Kakek, Tanpa Persekongkolan Diragukan
Baca juga: Baret Mobil Oleh Oknum Bule, Diduga Dilakukan di Pantai Legian Badung!

"Sementara masih permintaan penghapusan aset itu (armada damkar). Sementara kalau untuk pengadaan baru, tentu masih melihat lagi kondisi keuangan daerah. Kalau usulan, tentu kami usulkan terus," jelasnya.
Karena ada armada di Nusa Penida yang rusak parah, maka satu armada damkar dari Klungkung daratan dikirim Nusa Penida. Armada damkar di Klungkung daratan kini menjadi tuga unit. Jumlah itu dinilai masih kurang melayani empat kecamatan.
Sementara Kepala Bidang (Kabid) Aset Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah, Anak Agung Putra Iriana menjelaskan, permohonan penghapusan aset dari Satpol PP dan Damkar Klungkung sudah diterimanya.
Ia mengatakan, ada administrasi yang masih harus dilengkapi dan itu (proses penghapusan aset) memang membutuhkan waktu. "Koordinasi yang kami lakukan kemarin, pemilahan aset dari permohonan sebelumnya yang diajukan," jelas dia.
"Pemilahan aset yang akan dimusnahkan dan yang akan dijual (kendaraan damkar Nusa penida) salah satunya. Setelah itu baru kami ajukan penilaian (penentuan nilai wajar penjualan) ke KPKNL Denpasar," sambungnya. (mit)
Forkopinda Bahas Rencana Pemulangan Pengungsi Kasepekang Asal Sental Kangin |
![]() |
---|
Sampan Barang Tenggelam di Kusamba, Kerugian Rp1 Miliar, BPBD Ingatkan Potensi Ombak Tinggi |
![]() |
---|
Detik-Detik Sampan Pecah di Kusamba Klungkung, Ombak Setinggi 4 M Menghantam, Sampan Pecah Jadi 2 |
![]() |
---|
DRAMATIS! Sampan Pecah Dihantam Ombak di Kusamba Klungkung, ABK Hingga Buruh Terjun ke Laut |
![]() |
---|
Sekda Klungkung Bali Lantik Pejabat Fungsional Humas, Tekankan Pentingnya Disiplin |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.