Berita Badung

Bule Lakukan Baret Mobil, Diduga Dilakukan di Pantai Legian Badung

Seorang WNA diduga melakukan aksi baret bodi mobil di Pantai Legian Badung Bali

Istimewa
BARET MOBIL - Tangkapan layar terhadap video viral seorang bule yang diduga melakukan perusakan, dengan aksi baret mobil di kawasan Pantai Legian, Badung, Selasa (298). 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Seorang bule atau warga negara asing (WNA) diduga melakukan perusakan dengan aksi baret bodi mobil di Pantai Legian Badung, Bali.

Aksi baret mobil itu pun direkam warga, bahkan videonya ramai di beberapa akun media sosial.

Pada video yang beredar terlihat WNA membawa papan surfing pada tangan kirinya.

Namun tangan kanannya diduga membawa benda yang digunakan untuk membuat baret pada bodi mobil.

Baca juga: SALAH JALUR! Bule Naik Motor Masuk Jalur Mobil di Tol Bali Mandara

Selain itu pada video itu juga tertulis 'Legian sedang tidak baik baik'.

Ketua Pengelola Pantai Legian, I Made Agus Susila Darma, Selasa 29 Agustus 2023 mengaku telah mengetahui beredarnya video tersebut di beberapa akun media sosial Instagram.

Namun demikian, dirinya belum berani memastikan kebenaran dari kejadian tersebut.

"Iya saya lihat ramai, dan disebutkan kejadian itu di Legian," ujarnya.

Selaku Pengelola Pantai Legian, pihaknya belum mendapat laporan langsung resmi, termasuk dari korban yang mobilnya dirusak.

"Kalau dilihat dari suasananya, sepertinya itu memang di Legian, sekitar jam 8 atau 9 pagi. Tapi laporan langsung ke kami memang belum ada," katanya.

Mobil yang menjadi korban baret di bagian bodinya sebagaimana terlihat dalam video, disinyalir adalah kendaraan yang dipergunakan oleh sekolah surfing.

"Pagi hari itu memang biasa ada sekolah surfing yang mengajak murid-muridnya surfing di pantai dengan menggunakan mobil APV, seperti dalam video. Mereka biasanya parkir di pinggir jalan, sekitar 500 meter ke arah utara dari kantor," ungkapnya.

Meski demikian, Susila mengaku tetap akan memberikan atensi terhadap kejadian tersebut agar peristiwa serupa tidak terulang kembali.

Di sisi lain Lurah Legian, Putu Eka Martini juga mengaku telah mengetahui video tersebut.

Karena pelakunya diduga bule, dia pun sudah meneruskan informasi tersebut kepada pihak Imigrasi.

"Informasinya lokasinya itu kemungkinan di sekitar Pantai Double Six seminyak," ujarnya.

Pihaknya berharap jika hal itu benar, agar pelaku diberi tindakan tegas oleh aparat berwenang.

Sehingga tidak mengganggu kenyamanan wilayah pariwisata di Badung. (*)

Kumpulan Artikel Badung

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved