Tali Lift Putus di Ubud

BABAK Baru Tragedi Lift Maut Ayu Terra Resort, Kontraktor Buka Suara Pasca Dilaporkan Owner ke Polda

Kontraktor lift Ayu Terra Resort Ubud, Mujiana, buka suara atas dilaporan ke Polda Bali oleh Owner Ayu Terra Resort Ubud, Linggawati Utomo.

Tribun-Bali.com / I Wayan Eri Gunarta
Kontraktor lift Ayu Terra Resort Ubud, Mujiana, buka suara atas dilaporan ke Polda Bali oleh Owner Ayu Terra Resort Ubud, Linggawati Utomo. Mujiana dilaporkan, dengan pasal 378 atas dugaan tindak pidana penipuan. Namun Mujiana juga mengklaim, bahwa pihaknya tidak pernah memberi rekomendasi penggunaan lift tersebut karena pengerjaan belum finishing. 

Salah satu fakta yang mengejutkan adalah mengenai dugaan tentang tali sling, yang menjadi sebab musabab jatuhnya lift dan ramai menjadi pembahasan di media sosial karena muncul opini publik tali sling lift 3 sling dan menjadi 1 sling.

Dikatakan Linggawati, perubahan tali sling dari jumlah 3 menjadi 1 sling tersebut sejatinya adalah upgrade dari pihak kontraktor yang digandeng berinisial M.

Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) gerak cepat melakukan peninjauan di lokasi kecelakaan lift, yang menewaskan lima orang karyawan di Ayu Terra Resort, Ubud, Gianyar, Bali pada Sabtu (2/9/2023) siang.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Cok Ace didampingi Kapolsek Ubud, Kompol I Made Uder serta disambut langsung oleh pemilik resort, Linggawati Utomo.
Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) gerak cepat melakukan peninjauan di lokasi kecelakaan lift, yang menewaskan lima orang karyawan di Ayu Terra Resort, Ubud, Gianyar, Bali pada Sabtu (2/9/2023) siang. Dalam kesempatan tersebut, Wagub Cok Ace didampingi Kapolsek Ubud, Kompol I Made Uder serta disambut langsung oleh pemilik resort, Linggawati Utomo. (Istimewa)

 

"Dulu waktu sling dikerjakan bapak E tidak pernah ada masalah, 3 sling 4 tahun dari 2019 lalu, Kemudian kami ingin upgrade, karena pak E tidak lanjut kerjasama, kami dikenalkan dengan M untuk upgrade, di situ arahan M upgrade menjadi satu sling bahkan disebutkan kapasitas bisa 9 orang, hasilnya jebol," kata Linggawati dijumpai di Denpasar, pada Minggu 10 September 2023 malam.

Lanjut Linggawati, upgrade sling tersebut dimaksudkan untuk bisa menambah kapasitas dari 5 orang menjadi 8 orang. Bahkan, kata Linggawati pihak kontraktor menyebut bisa menampung hingga 9 orang.

Saat penawaran, M juga menunjukkan sejumlah project besar yang ditangani, termasuk sertifikat dan lisensi yang dimiliki di bidang lift tersebut.

Di mana disampaikan M kepada Linggawati, kontraktor M ini juga menangani Hangings Gardens of Bali, dan beberapa project besar lainnya.

Yang membuat dia sebagai owner resort yang berlokasi di Kedewatan tersebut akhirnya mulai berkomunikasi, dan memercayakan proyek upgrade lift ini sejak November 2022 silam dan pengerjaan dimulai pada Maret 2023.

Disampaikan dia, kontraktor M mengakui kepadanya bahwa M lah mengerjakan Hangings Gardens of Bali, sehingga menambah rasa percaya untuk bekerjasama.

"Kami segala bukti chat ada, satu sling itu saran kontraktor, kami ingin upgrade karena bertambahnya room. Dia mengusulkan seperti Hangings Gardens, dengan satu sling, dia juga tunjukkan videonya," paparnya.

"Menurut kami dia profesional, dipelaksanaannya dengan janji 9 orang bisa mesin dengan slingnya satu sling, saya sendiri masih was-was lalu dikirim video bahwa Hangings Gardens satu sling tidak ada masalah," sambungnya.

 

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan. Sebut mesin lift di Ayu Terra Resort Ubud baru diganti pada Maret 2023 lalu.
Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan. Sebut mesin lift di Ayu Terra Resort Ubud baru diganti pada Maret 2023 lalu. ((Tribun Bali/Ida Bagus Putu Mahendra))

 

Linggawati akhirnya sepakat memercayakan M sebagai kontraktor upgrade lift. Yang menjadi poin asalah pihak resort, bukanlah profesional lift dan seluruh pengerjaan ada di tangan kontraktor. Ia pun merasa tertipu dan rugi secara imateriil maupun materiil.

"Saya merasa ditipu dengan kejadian 1 September kemarin 5 orang tidak ada gejala apa terjadi musibah tersebut. Sangat kehilangan sekali," ujarnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved