Tali Lift Putus di Ubud

BABAK Baru Tragedi Lift Maut Ayu Terra Resort, Kontraktor Buka Suara Pasca Dilaporkan Owner ke Polda

Kontraktor lift Ayu Terra Resort Ubud, Mujiana, buka suara atas dilaporan ke Polda Bali oleh Owner Ayu Terra Resort Ubud, Linggawati Utomo.

Tribun-Bali.com / I Wayan Eri Gunarta
Kontraktor lift Ayu Terra Resort Ubud, Mujiana, buka suara atas dilaporan ke Polda Bali oleh Owner Ayu Terra Resort Ubud, Linggawati Utomo. Mujiana dilaporkan, dengan pasal 378 atas dugaan tindak pidana penipuan. Namun Mujiana juga mengklaim, bahwa pihaknya tidak pernah memberi rekomendasi penggunaan lift tersebut karena pengerjaan belum finishing. 

Linggawati juga mengklaim sangat memerhatikan hak-hak dari karyawannya, termasuk mendaftarkan BPJS meskipun belum lama bekerja di resort miliknya.

"Walaupun sebentar masuk sudah BPJS, kedua mendapatkan servis di luar UMP, kalau mereka sebelum kejadian ini mereka betah karena memerhatikan hak-hak mereka," tuturnya.

Selanjutnya, mengenai nominal Rp 40 juta dari pihak resort untuk keluarga korban, Linggawati mengakui nominal tersebut bukan berasal darinya, melainkan kesepakatan tim dengan pihak keluarga.

"Dari pihak manajemen sekian puluh juta kemarin itu ada kesepakatan, di meja bukan saya yang menentukan, kalau BPJS itu dari pemerintah, jadi ada tim untuk tanggung jawab perusahaan ke korban, sekarang kami menungut pihak kontraktor," ujarnya.

Linggawati pun tidak segan, untuk melawat ke rumah dan bertemu keluarga korban karyawannya di luar jadwalnya memenuhi panggilan kepolisian, Linggawati pasti menyempatkan menemui keluarga korban.

"Saya baru datang ke beberapa karyawan bertemu dari pihak keluarga, saya akan datang kalau tidak ada panggillan polisi, karena hubungan selama ini baik," ujarnya.

Sementara itu, resort yang sempat tutup bakal kembali buka secara bertahap setelah pembersihan baik secara sekala maupun niskala kecuali yang masih tertutup police line.

"Resort bertahap, bersih bersih, police line belum dibuka dan masih maintenance , bicara kerugian tentu saya banyak merugi karena resort tutup, nama baik saya tercemar, dan banyak tamu dari luar negeri juga banyak yang tanya kepada saya ingin menginap," pungkasnya.

Sementara itu, hingga saat ini belum ada respons daei pihak kontraktor M yang sudah coba dihubungi. (*)

 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved