Pohon Tumbang di Tabanan
Ada Lima Orang Korban Pohon Tumbang Di Hutan Kota Pesiapan Jalan Denpasar-Gilimanuk
Ada Lima Orang Korban Pohon Tumbang Di Hutan Kota Pesiapan Jalan Denpasar-Gilimanuk
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Fenty Lilian Ariani
TRIBUN-BALI.COM, TABANAN- Kejadian pohon tumbang membuat kemacetan panjang di jalur nasional, kawasan Pesiapan Jalan Denpasar-Gilimanuk, Kabupaten Tabanan.
Data terakhir yang berhasil dikonfirmasi oleh BPBD Tabanan ada sekitar lima orang yang menjadi korban.
Hal ini disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Tabanan, Nyoman Srinadha Giri, Rabu 13 September 2023.
Srinadha Giri mengatakan, bahwa ada lima orang yang menjadi korban akibat tertimpa pohon tumbang.
Atau dampak dari pohon tumbang yang menimpa reklame dan kabel PLN.
Lima orang itu, ada empat orang yang mengalami luka biasa. Sedangkan satu orang mengalami patah tulang.
“Ya ada lima orang yang tertimpa. Satu orang yang patah tulang itu pengendara umum. Yang empat luka biasa adalah dua orang petugas dari BPBD, satu dari orang PLN dan satu lagi, petugas DKP LH Tabanan,” ucapnya.
Giri menjelaskan, bahwa kejadian pohon tumbang sejatinya dua kali terjadi. Pohon pertama diperkirakan tumbang pukul 07.30 Wita.

Sedangkan yang kedua tumbang setelah petugas gabungan yang membersihkan pohon selesai dan akan kembali pulang ke kantor.
“Jadi pertama itu tumbang menimpa reklame. Terus sudah kita buka jalur dan bersihkan. Nah, pas akan pulang itu, ada batang pohon tumbang satu lagi yang melintang besar itu. Terus menimpa kabel PLN. Dan ada korban itu tadi,” ungkapnya.
Dijelaskannya, bahwa pihaknya baru mendapat informasi pohon tumbang itu sekitar pukul 07.30 Wita.
Pihaknya menerjunkan tim TRC regu 3 untuk mempersiapkan alat dan menuju lokasi.
Baca juga: Jembrana Masuk Kategori Sedang, Hasil Analisis Peta Risiko Bencana Tsunami
Pohon yang tumbang kedua itu, sambungnya, berjenis ketekek yang memenuhi badan jalan, pohon tumbang diperkirakan pukul 07.30 Wita karena bagian batang sudah lapuk.
“Pohon sudah dapat dibersihkan dan jalan sudah dapat di akses kembali,” bebernya. (*).
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.