Berita Bali

32 Negara dan 5 Kepala Negara Sudah Terkonfirmasi Hadir, Polri Gelar TFG KTT AIS Forum 2023

32 Negara dan 5 Kepala Negara Sudah Terkonfirmasi Hadir, Polri Gelar TFG KTT AIS Forum 2023

Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: I Putu Juniadhy Eka Putra
ISTIMEWA
Kakorlantas Polri Irjen. Pol. Drs. Firman Santyabudi, M.Si.,memimpin langsung pelaksanaan Tactical Floor Game (TFG) KTT Archipelagic and Island State (AIS) bersama Kapolda Bali Irjen Pol. Ida Bagus Kd Putra Narendra, S.I.K., M.Si, 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kakorlantas Polri Irjen. Pol. Drs. Firman Santyabudi, M.Si.,memimpin langsung pelaksanaan Tactical Floor Game (TFG) KTT Archipelagic and Island State (AIS) bersama Kapolda Bali Irjen Pol. Ida Bagus Kd Putra Narendra, S.I.K., M.Si,

TFG di Gedung Perkasa Raga Garwita, Polda Bali, pada Jumat6 Oktober 2023 ini untuk menyusun taktik dan strategi yang diterapkan dalam pelaksanaan pengamanan KTT AIS Forum 2023.

TFG juga digunakan sebagai wahana koordinasi dalam perencanaan operasi agar masing-masing Satgas mengetahui peran dan fungsinya untuk menyukseskan dan mendukung berjalannya kegiatan KTT-AIS.

Baca juga: Persiapan Rampung 100 Persen, PLN Siap Hadirkan Listrik Tanpa Kedip untuk KTT AIS Forum 2023

Kakorlantas Polri mengatakan bahwa TFG ini merupakan tahapan dengan prosedur dan mekanisme yang harus dilakukan dalam menjalankan latihan secara bertingkat dan berlanjut dari tahapan sebelumnya.

TFG ini penting dilakukan guna memantapkan kesiapan para unsur yang terlibat dalam rangka mengamankan event KTT AIS FORUM 2023 yang dilaksanakan di Bali pada tanggal 10-11 Oktober mendatang.

“Oleh sebab itu, saya berharap pada kegiatan ini kita bisa menemukan hal-hal yang selama ini belum diprediksi, sehingga kita dapat mengantisipasinya dan lebih matang dalam menghadapi kegiatan TFG tingkat selanjutnya,” ujar Kakorlantas Polri di sela kegiatan.

Pada kesempatan yang sama, Kapolda Bali menyampaikan, bahwa TFG kali ini merupakan bagian dari rangkaian kesiapan Pengamanan VIP dan VVIP terkait dengan tambahan situasi dinamis saat pergerakan anggota yang sedang bertugas maupun pergerakan delegasi pada saat KTT AIS FORUM 2023

“Pada Tactical Floor Game yang ini bertujuan untuk mengetahui detail tentang pelaksanaan pengamanan baik Ring 1, 2 dan 3, yang mungkin pada pelaksanaan nya akan bergerak dinamis namun sekiranya dengan perencanaan awal ini maka pelaksanaannya pun tidak akan jauh berubah walaupun pada saat event KTT AIS FORUM 2023 situasinya akan dinamis,” paparnya.

Diperlukan Keseriusan dan Semangat Tinggi

Pada kesempatan yang sama, Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan, S.I.K., M.H menambahkan, diperlukan keseriusan dan semangat yang tinggi dari seluruh personel Satgas Pamwil, agar tugas dapat berjalan dengan baik sesuai harapan

“Polda Bali yang tergabung dalam satgas Pamwil Bali bersama anggota yang BKO dari Mabes Polri dan beberapa Polda terdekat dari terus berupaya menyukseskan acara tersebut dengan terus berkoordinasi dan berkaloborisasi bersama stakeholder yang ada di Provinsi Bali dalam mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,”  ucapnua.

Hingga saat ini terkonfirmasi 32 negara hadir dalam perhelatan tersebut, dengan 5 Kepala Negara terkonfirmasi hadir langsung di Bali yaitu Presiden Micronesia, Perdana Menteri Niue, Perdana Menteri São Tomé and Príncipe, Perdana Menteri Timor-Leste serta Perdana Menteri Tuvalu.

Baca juga: Polri Gelar TFG KTT AIS di Bali, Siap Backup Paspampres Amankan Para Kepala Negara

KTT AIS Forum 2023 mengusung tema utama "Membina Kolaborasi, Memajukan Inovasi untuk Laut dan Masa Depan Bersama" (Fostering Collaboration, Enabling Innovation for Our Ocean and Our Future).

Sementara tiga subtema dari forum tersebut yakni Blue Economy; Our Ocean, Our Future; dan Solidarity.

Fiji dan Tonga  mengirimkan Deputi Perdana Menteri. Sementara Maldives, Madagascar, Marshall Islands, Palau, Seychelles, Singapore, Solomon Islands, Papua Nugini mengirimkan Menterinya.

Selanjutnya Carbo Verde, New Zealand akan menghadirkan Wakil Menteri. Ireland, Japan, Cyprus, Samoa, Malta, United Kingdom, Saint Lucia, Cook Island, Filipina dan Suriname menghadirkan Duta Besarnya.

Sementara 4 Organisasi Internasional yang hadir adalah Melanesian Spearhead Group, Pacific Island Forum, Association of Southeast Asian Nations, United Nations Development Programme. 

(*)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved