Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Klungkung

Villa Mewah di Desa Pejukutan Nusa Penida Diduga Belum Berizin

Keberadaan villa mewah di Desa Pejukutan, Kecamatan Nusa Penida menuai keluhan warga.

Tayang:
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Fenty Lilian Ariani
ist
Villa mewah yang dibangun di Desa Pejukutan, Nusa Penida diduga belum mengantongi izin. 

SEMARAPURA,TRIBUN-BALI.COM - Keberadaan villa mewah di Desa Pejukutan, Kecamatan Nusa Penida menuai keluhan warga. Diduga villa mewah yang masih dalam proses pembangunan itu belum mengantongi izin. 

Villa mewah tersebut di bangun di wilayah perbukitan di wilayah Desa Pejukutan.

Lokasinya tidak jauh dari destinasi unggulan di Nusa Penida, seperti Pantai Atuh, ataupun Diamond Beach.

Bahkan fasilitas helipad tampak sudah dibangun di villa tersebut.

Namun belakangan beberapa warga mempertanyakan pembangunan villa tersebut, karena dianggap belum berizin.

Terkait hal ini, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kabupaten Klungkung I Made Sudiarkajaya mengatakan, akomodasi wisata mewah yang dimaksud di Desa Pejukutan itu hanya sebatas melakukan input Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui aplikasi Online Single Submission (OSS). 

“Hanya input NIB, tapi izin yang lain belum,” ujar Sudiarkajaya Selasa (10/10/2023).

Pihaknya saat itu sudah sempat mendatangi lokasi dibangunnya villa, untuk melakukan pemantauan investasi pada tanggl 18 September 2023 lalu.

Hanya saja pihaknya belum bertemu dengan pemilik atau penanggungjawab proyek. 

“Cuma dari pemilik atau pengelola proyek tidak ada di lokasi. Jadi belum melaporkan (nilai investasi),"jelasnya.

Sementara itu Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengatakan,  proyek villa di Desa Pejukutan tersebut saat ini perizinannya tengah berproses.

Dari laporan yang diterimanya, tahap awal masih dalam pematangan lahan.

Baca juga: Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus Tewasnya Janda Sukabumi di Surabaya, Tersangka Anak DPR Dihadirkan


"Dengan OSS sesungguh tidak ada yang susah, sekarang sudah berproses perizinannya. Jadi nanti biar tim yang lebih sering mengawasi,” jelas Suwirta. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved