Berita Karangasem
Warga Seraya Timur Yang Kesulitan Air Bersih Semakin Meluas
Masyarakat Seraya Timur, Kecamatan Karangasem yang kesulitan air bersih bertambah lantaran kemarau panjang akibat El Nino.
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Fenty Lilian Ariani
AMLAPURA, TRIBUN-BALI.COM - Masyarakat Seraya Timur, Kecamatan Karangasem yang kesulitan air bersih bertambah lantaran kemarau panjang akibat El Nino.
Dari 2.452 KK di Seraya Timur, warga yang kesulitan air sudah capai 800 - 850 KK.
Tidak hanya warga di bagian atas, tetapi merambah ke warga yang tinggal di bawah.
Perbekel Seraya Timur, Made Pertu, mengatakan, warga yang kesulitan air bersih tersebar di 5 Banjar.
Satu diantaranya Banjar Tanah Barak, Bukit Catu, Tiinjalas, Gili Selang, serta Banjar Tukad Buah.
Seandainya dihitung jumlah jiwanya diperkirakan capai 1.500 sampai 1.600 jiwa.
Terbanyak warga bagian atas.
"Kekeringan di Seraya Timur semakin parah. Masyarakat makin sulit untuk mendapatkan air bersih setiap harinya. Terutama untuk memenuhi kebutuhan pokok setiap hari. Seperti makan dan minum,"ungkap, Minggu , 15 Oktober 2023, siang.
Ditambahkan, untuk makan dan minum warga sudah pusing mencari air.
Masyarakat yang krisis air bersih harus jalan menaiki dan menuruni bebukitan untuk mendapat 1 jerigen air.
Jaraknya diperkirakan 3 sampai 5 kilometer.
Ada juga beberapa warga yang naik motor untuk mencari air ke bagian bawah.
"Warga yang kesulitan air harus mengirit pakai air. Satu jerigen bisa dipakai beberapa hari untuk makan & minum. Untuk kebutuhan lainnya terpaksa di kurangi. Warga terpaksa 1 - 2 kali sehari mandi. Air bekas mandi biasanya diberi ternaknya,"jelas Pertu, pria asli Desa Seraya.
Masalah air bersih rutin setiap tahun terjadi di Seraya Timur.
Yang terparah terjadi di tahun ini. Terutama penduduk di bagian atas.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.