TPA Suwung Kebakaran
BMKG Perkirakan Musim Hujan di Denpasar Bali Baru Akan Terjadi pada Desember 2023
Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar memprakirakan wilayah Kota Denpasar baru akan terjadi hujan pada Desemb
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Mei Yuniken
TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar memprakirakan wilayah Kota Denpasar baru akan terjadi hujan pada Desember 2023 dasarian I hingga III.
"Sebanyak 8 ZOM (Zona Musim), awal musim hujan diprakirakan terjadi pada Desember dasarian I hingga III dan salah satu ZOM-nya di Kota Denpasar," kata Koordinator Bidang Data dan Informasi Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar, I Nyoman Gede Wiryajaya, Kamis 19 Oktober 2023.
Sehingga menurut Wiryajaya, Kota Denpasar masih belum akan terjadi hujan hingga awal bulan Desember dan baru memasuki musim hujan pada Desember dasarian I hingga III.
Untuk kondisi cuaca saat ini secara umum diprediksi cerah berawan, potensi hujan ringan hingga sedang tidak merata di wilayah Bali bagian barat, tengah dan utara.
Suhu berkisar antara 23 hingga 34 derajat celcius.
Baca juga: Berbagai Upaya Pemkot Padamkan Api di TPA Suwung, Penyemprotan hingga Larangan Laser Pemecah Awan
Modifikasi Cuaca untuk Tangani Kebakaran TPA Suwung
Disinggung BBMKG Wilayah III Denpasar apakah diminta untuk membantu penanganan kebakaran TPA Suwung, Wiryajaya mengatakan ada pembicaraan informal mengenai hal itu dan disampaikan pada Rakor Penanganan Kebakaran TPA Suwung dan Mandung pagi tadi di Kantor Gubernur Bali.
"Tadi kita rapat dan disuruh berbicara oleh Pj. Gubernur Bali dihadapan Kepala BNPB sama Walikota Denpasar juga. Kita dari BMKG bekerjasama dan mensupport semuanya sesuai tupoksi kita," papar Wiryajaya.
Dan pada Rakor tersebut juga Wiryajaya menyampaikan muncul wacana melakukan TMC (Teknologi Modifikasi Cuaca) dalam penanganan kebakaran TPA Suwung dan Mandung.
Untuk melakukan TMC dibutuhkan dukungan serta kerja sama berbagai pihak tidak hanya dari BMKG yang melihat awan potensi hujan dan arah anginnya.
"Harus kolaborasi semuanya, secara informal tadi sudah ngomong (wacana TMC). Tapi prosedurnya berkirim surat ke pusat dulu lalu setelah itu BNPB dengan BMKG Pusat saling berkomunikasi dan koordinasi lalu kami di daerah (BBMKG Wilayah III Denpasar) siap mendukung pelaksanaannnya," jelasnya.
Sebagai informasi, Operasi TMC pada dasarnya dilakukan untuk mem-premature-kan kejadian hujan yang seharusnya secara alami turun di daerah target, potensi awan hujan dijatuhkan di luar target sehingga dapat mengurangi intensitas hujan di daerah target.
Baca juga: Pemkot Denpasar Larang Penggunaan Laser Pemecah Awan untuk Percepat Pemadaman TPA Suwung
Hal itu dilakukan dengan memicu potensi awan hujan yang ada di atmosfer dengan menebar garam ke dalam awan hujan, sehingga bisa turun jatuh menjadi hujan di tempat tertentu yang diinginkan sesuai kebutuhan dan tujuan.
Dalam melakukan operasi TMC ini BMKG bekerjasama dengan TNI AU.
BMKG berperan terutama dalam men-supply data dan informasi cuaca, awan dan arah angin.
Sedangkan TNI AU menyediakan armada pesawat, khususnya untuk operasi TMC yang bertujuan dalam mitigasi bencana.
Biasanya radar cuaca BMKG menginformasikan keberadaan awan target dan arah kekuatan angin ke pilot.
Kemudian pesawat Casa yang membawa muatan garam (NaCl) akan menyemai awan hujan target, dimana posisi pesawat selalu berada di antara arah angin dan awan hujan target.
(*)
kebakaran TPA Suwung
TPA Suwung
Denpasar
Bali
modifikasi cuaca
hujan
BMKG
Desember 2023
TMC
TNI AU
BBMKG Wilayah III Denpasar
TPA Suwung Denpasar Terbakar, Pembuangan Sampah Ditutup Sementara |
![]() |
---|
13 Pemadam Diterjunkan untuk Padamkan Api di TPA Suwung Denpasar |
![]() |
---|
TPA Suwung Denpasar Kembali Terbakar, Damkar Berjibaku Padamkan Api |
![]() |
---|
Meski Api TPA Suwung Telah Padam, Dinas Damkar Denpasar Tetap Siagakan Satu Unit Mobil Pemadam |
![]() |
---|
UPDATE Kebakaran TPA Suwung : Api Sudah Padam 100 Persen, Status Darurat Bencana Kebakaran Berakhir |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.