Berita Bangli
Pemkab Bangli Lelang 2 Ton Indukan Nila
Pemerintah Kabupaten Bangli melelang 2 ton lebih indukan nila. Pelelangan indukan tersebut karena dinilai usianya sudah terlalu tua.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Fenty Lilian Ariani
TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Pemerintah Kabupaten Bangli melelang 2 ton lebih indukan nila. Pelelangan indukan tersebut karena dinilai usianya sudah terlalu tua.
Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli, I Wayan Sarma mengatakan, proses lelang indukan nila telah berlangsung. Pemenangnya pun telah ditentukan tanggal 18 Oktober lalu.
"Nilai limitnya hampir Rp 58 juta," sebutnya Jumat, 20 Oktober 2023.
Sarma menyebut total indukan yang dilelang sebanyak 4300 ekor lebih.
Seluruhnya tersebar di Balai Benih Ikan (BBI) Kecamatan Bangli dan BBI Kecamatan Susut.
"Secara total beratnya mencapai 2 ton lebih. Seluruhnya merupakan jenis ikan nila," ucapnya.
Indukan ikan nila yang dilelang usianya rata-rata 5 tahun. Sarma menjelaskan usia ini ikan nila memang sudah tergolong tua dan tidak lagi produktif.
Sehingga dinilai membebani biaya operasional.
"Sebenarnya mereka masih bisa berproduksi. Namun hasilnya kecil, sehingga tidak sebanding dengan biaya pemeliharaan," kata dia.
Pelelangan indukan nila sebelumnya dilakukan tahun 2018. Diakui usia 5 tahun memang menjadi standar indukan harus diafkir.
Namun demikian Sarma mengatakan pada tahun-tahun berikutnya, standar afkir akan diturunkan.
Baca juga: Kantor Camat Baturiti Tabanan Dilalap Si Jago Merah, Begini Kondisinya!
"Usia produktif ikan nila adalah tiga tahun. Diatas usia tersebut produktifitasnya sudah mulai menurun. Namun kedepan kami akan melakukan evaluasi indukan di usia tiga tahun. Kalau memang masih bagus performanya, tentu akan kita pertahankan. Karena tujuannya untuk menjaga produksi benih," ungkapnya.
Ditambahkan pula, indukan nila yang dilelang biasanya digunakan untuk konsumsi. Namun adapula yang digunakan di untuk lomba memancing.
"Karena ini merupakan indukan, rata-rata berat ikan jantan mencapai 1 kilogram per ekor," tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Suasana-di-BBI-Sidembunut-Sejumlah-indukan-ikan-nila-salah-satunya-dari-BBI-Sidembunut.jpg)