Berita Bangli

Direktur RSU Bangli Optimis Pembangunan Gedung Perawatan Selesai Lebih Cepat

Direktur RSU Bangli Optimis Pembangunan Gedung Perawatan Selesai Lebih Cepat

Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Fenty Lilian Ariani
Muhammad Fredey Mercury
Pembangunan gedung II RSU Bangli 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Pembangunan gedung II di RSU Bangli masih terus berjalan. Sesuai progressnya, bangunan yang akan dimanfaatkan sebagai gedung rawat inap itu telah mencapai 83 persen. 

Hal tersebut diungkapkan Direktur RSU Bangli, dr I Dewa Gede Oka Darsana, Minggu (22/10/2023).

Kata dia, progres pembangunan gedung 2 di RSU Bangli menunjukkan deviasi positif sekitar 1,5 persen.

Pihaknya pun optimis pembangunan gedung rawat inap yang posisinya di sebelah Utara gedung I A dan I B itu bisa selesai lebih cepat dari target.

"Kalau di kontrak awal selesainya tanggal 24 November. Karena ada penambahan volume pekerjaan akhirnya ada penambahan waktu. Sehingga target pekerjaan tanggal 15 Desember. Namun mengingat progressnya ada deviasi positif dari pekerjaan, astungkara selesainya bisa lebih cepat," ujarnya. 

Diketahui gedung II luasnya 1.404 meter persegi. Gedung tersebut terdiri dari tiga lantai yang memiliki total 161 bed.

Rinciannya, lantai I dan lantai II masing-masing memiliki dari 17 kamar dengan total 59 bed, sedangkan lantai III memiliki 27 kamar dengan total 43 bed.

Lebih lanjut dokter anestesi asal Desa Sulahan, Kecamatan Susut ini mengatakan total anggaran pembangunan gedung II sebesar Rp 40 miliar.

Rinciannya Rp 25 miliar merupakan dana BKK Provinsi Bali 2023, dan Rp 15 miliar bersumber dari APBD Bangli. 

Lantas ditanya mengenai kendala pembayaran kegiatan, terutama yang menggunakan anggaran BKK provinsi, dr Darsana mengaku pembayaran uang muka dan termin I sudah dilakukan.

Baca juga: Badung Rancang Bangun TPST di Sangeh Pada Lahan 1,8 Hektar Dengan Anggaran Rp 260 Miliar lebih

Hanya saja sisanya, ia tidak menampik kemungkinan ada keterlambatan pembayaran.

"Mengenai detail sisa pembayarannya saya tidak ingat. Namun dipastikan pada 2024 akan terbayarkan," tegasnya. (mer)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved