Berita Bali
Ditengah Cuaca Panas, Semangat Satgas TMMD dan Warga Tak Terbatas Demi Lancarnya Mobilitas
Ditengah Cuaca Panas, Semangat Satgas TMMD dan Warga Tak Terbatas Demi Lancarnya Mobilitas
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Fenty Lilian Ariani
TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA – Jalan yang rata, setidaknya itulah yang didambakan warga Banjar Pebuahan, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Jembrana, melalui sentuhan tangan Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-118, angan itu terealisasi hanya dalam waktu 30 hari.
Salah satu wilayah desa di Bali itu bertahun-tahun dihadapkan dengan situasi dan kondisi yang memprihatinkan, di mana jalanan beralaskan tanah menjadi hambatan warga dalam melakukan aktivitas keseharian.
Warga pun menyampaikan aspirasi untuk pembangunan infrastruktur yang menjadi penopang kehidupan warga khususnya di Banjar Pebuahan.
Kemudian sampai ke telinga TNI dan dikerjakan melalui program TMMD yang bergulir setiap 3 bulan sekali.
Hasil pembangunan pun kini terlihat kontras dari situasi jalan sebelumnya yang berupa jalanan penuh batu kerikil, kini disulap menjadi jalan beraspal yang mulus sepanjang 1,4 kilometer menghubungkan dua desa di Kecamatan Negara, yakni Desa Banyubiru dan Desa Tukad Aya.
Bertindak selaku Dansatgas TMMD ke-188, Komandan Kodim 1617/ Jembrana, Letkol Inf Teguh Dwi Raharja S.sos memiliki peran penting dalam mengarahkan sedikitnya 150 personel mengerjakan tugas mulia ini tanpa batas, pelaksanaan yang dimulai pada 20 September 2023 sampai dengan 19 Oktober 2023 pun selesai sesuai waktu yang ditentukan.
Secara keseluruhan perabatan jalan, menyasar jalan sepanjang 1.473,50 meter, dengan lebar 2,60 meter dan tebal 0, 15 meter.
“Secara umum semua progres berjalan sesuai dengan rencana namun kendala cuaca memang tak bisa dihindari. Panas terik yang menyengat, debu jalanan naik, tak menyurutkan Satgas dalam melaksanakan tugas,” kata dia dijumpai Tribun Bali, di Jembrana, Bali, pada Senin 23 Oktober 2023.
Yang menarik di setiap kegiatan TMMD adalah kolaborasi antara warga dengan TNI yang selaras dengan tema TMMD ke-118 adalah Sinergi Lintas Sektoral Mewujudkan Kemanunggalan TNI-Rakyat Semakin Kuat.
Sinergi itu diwujudkan dengan upaya saling mengisi, selain membantu dalam proyek pembangunnan, di tengah cuaca terik dan energi yang terkuras, warga memberikan support dengan menyediakan konsumsi berupa air minum untuk melepas dahaga dan makanan ringan yang disediakan di depan pekarangan rumah warga, menciptakan suasana kehangatan yang begitu terasa.
Baca juga: Diskop UMKM Badung Gelar Diklat Uji Sertifikasi Kompetensi Pada Pengelola Koperasi
Perilaku tersebut adalah sebagai bentuk penghargaan bagi personil yang bertugas dengan keras di tengah cuaca panas demi mewujudkan harapan warga Desa Banyubiru yang selama ini ingin memiliki akses jalan yang layak.
Dandim yang menerima laporan Lettu Inf I Made Sujana Arianta Selaku Komandan SSK Satgas TMMD Ke 118 Kodim 1617/Jembrana mengatakan bahwasanya kondisi cuaca panas ekstrem menjadi sedikit hambatan namun akhirnya tugas dapat terselesaikan.

Babinsa Serda Roni Hermawan kerap mendapatkan laporan dari warga di wilayah binaannya, bahwa senderan juga diperlukan untuk mencegah tanah longsor saat hujan, hal itu pun sudah direalisasikan dalam pembangunan fisik berupa senderan disamping pembangunan jalan.
Dinding penahan tanah dengan panjang 80 m dan tinggi 1,5 meter serta Plat Deuker dengan panjang 7 meter 60 cm dan tinggi 60 cm.
"Kami juga memastikan agar pembangunan fisik ini mencegah longsor saat musim hujan, perlu dipastikan pondasi ini kokoh saat terjadi hujan," terangnya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.