Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Disebut Pak Lurah Minta Tiga Periode, PDIP Bongkar Sosok Menteri yang Bocorkan Rahasia

Disebut Pak Lurah Minta Tiga Periode, PDIP Bongkar Sosok Menteri yang Bocorkan Rahasia

TRIBUNNEWS/HERUDIN
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristianto menghadiri acara pengumuman hasil verifikasi dan penetapan partai politik peserta pemilu 2019 di Jakarta, Sabtu (17/2/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Rumor ditolaknya permintaan tiga periode sebagai penyebab renggangnya hubungan Presiden Jokowi dan PDIP masih menjadi bola panas.

Kali ini rumor itu diangkat lagi oleh Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto.

Penyebab renggangnya hubungan PDI Perjuangan dan Presiden Jokowi itu awalnya diungkapkan Adian Napitupulu.

Baca juga: Adian Napitupulu Duga Hubungan Jokowi-PDIP Memburuk Karena Wacana 3 Periode Ditolak

Hasto Kristiyanto kemudian mengaku menerima informasi bahwa 'Pak Lurah' merupakan sosok yang meminta perpanjangan jabatan presiden menjadi tiga periode.

Menurut Hasto, dia mendengar kabar tersebut langsung dari menteri yang memang mendorong jabatan tiga periode Presiden Jokowi.

Baca juga: Demokrat Diberi Jatah Menteri Pertanian, AHY Akhirnya Masuk Kabinet Jokowi

Sebagai informasi, label 'Pak Lurah' sendiri merupakan panggilan yang kerap disematkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Hasto melanjutkan, menteri itu menyatakan bahwa sikap-sikap ketua umum partai yang mendorong presiden tiga periode atas permintaan 'Pak Lurah'.

"Sebelumnya saya bertemu dengan menteri tersebut dan dikonfirmasi bahwa sikap-sikap ketua umum beberapa partai yang menyuarakan itu, saat itu dikatakan, ya sebagai permintaan Pak Lurah," kata Hasto saat berbicara dengan wartawan di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Jumat (27/10/2023).

Hanya saja, Hasto tak mengungkapkan identitas sosok menteri di kabinet Presiden Jokowi yang dimaksud.

Bahkan, dia menegaskan dirinya siap bertanggungjawab atas kabar permintaan jabatan presiden tiga periode itu.

"Ini bisa dikroscek, saya pertanggung jawabkan secara politik hukum dan juga di hadapan Tuhan Yang Maha Kuasa, di hadapan rakyat Indonesia, bahwa itu memang ada melalui pihak-pihak lain yang kemudian disuarakan ke PDIP," ujar Hasto.

Namun, Hasto menuturkan PDIP menolak permintaan tersebut dan berkomitmen untuk taat pada konstitusi.

"Maka PDIP bersama rakyat Indonesia memilih tegak lurus pada konstitusi. Itu sikap yang diambil oleh PDIP," imbuhnya.

Diungkap oleh Adian

Adalah Wakil Ketua Tim Koordinasi Relawan Pemenangan Pilpres (TKRPP) PDI-P, Adian Napitupulu membeberkan asal muasal persoalan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan PDI-P.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved