Berita Bangli
Boardwalk Akan Dibangun di Pinggir Danau Batur
Pinggiran Danau Batur, Kintamani akan dibangun jalan setapak dari kayu (Boardwalk).
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Fenty Lilian Ariani
TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Pinggiran Danau Batur, Kintamani akan dibangun jalan setapak dari kayu (Boardwalk).
Jalanan setapak tersebut rencananya dibangun di pinggiran Pura Segara Ulun Danau Batur pada tahun 2024.
Kabid Destinasi Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Bangli, I Gede Putu Budiastawa mengatakan, panjang jalan setapak dari kayu ini panjangnya mencapai 1 kilometer.
Pembangunan boardwalk memanfaatkan Dana Alokasi Khusus (DAK).
"Boardwalk ini merupakan fasilitas pendukung dari amphiteater yang dibangun tahun 2023. Mudah-mudahan dilancarkan prosesnya, sehingga bulan Mei bisa mulai pengerjaannya," ujarnya.
Menurut Budiastawa, keberadaan boardwalk sebagai aksesibilitas atraksi.
Selain itu untuk memfasilitasi yang ingin berswafoto dengan latar Pura Segara.
"Pengunjung dapat jalan-jalan di pinggir danau," imbuhnya.
Sejatinya pada tahun 2024, Disparbud Bangli mengusulkan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk kegiatan fisik sebesar Rp 14 miliar.
Baca juga: Ramalan Zodiak Cinta Selasa 14 November 2023 : Scorpio Bicara Lebih Lembut Lagi, Pisces Tetap Sabar
Baca juga: Seberapa Efektif Nyamuk Wolbachia Cegah DBD ? Ini Penjelasannya
Namun dari usulan tersebut, yang disetujui hanya Rp 5,4 miliar lebih.
"Anggaran inilah yang dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan pembangunan. Selain Boardwalk, ada juga pembangunan Plaza di Lava Tumuli dan papan interpretasi geopark, yang lokasi di Toyabungkah," sebutnya.
Budiastawa mengatakan, jika dibandingkan tahun sebelumnya, DAK 2024 cenderung mengalami penurunan.
Pada tahun 2023, Bangli mendapatkan DAK sebesar Rp 8,8 miliar.
Lanjutnya, DAK 2023 dimanfaatkan untuk kegiatan fisik pada tiga DTW (daerah tujuan wisata).
Meliputi pembangunan hiking center di Pos Perhimpunan Pramuwisata Pendakian Gunung Batur (P3GP) Toyobungkah, Kecamatan Kintamani dengan pagu anggaran Rp 4,9 miliar.
Pembangunan panggung dekat Pura Segara, pagu anggaran Rp 2,2 miliar.
"Selain itu juga dimanfaatkan untuk fisibilitas Geopark berupa gapura dengan pagu Rp 1,2 miliar. Untuk kegiatan saat ini masih berlangsung, ditarget tuntas pertengahan bulan Desember," tandasnya.(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.