Berita Denpasar

Pembangunan Gedung  SMPN 16 Denpasar Capai 80 Persen, Januari Ditarget Bisa Digunakan

Pembangunan gedung SMPN 16 Denpasar di Sidakarya masih berlangsung. Untuk saat ini progres pembangunan telah mencapai 80 persen. 

Tribun Bali/Putu Supartika
Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar, AA Gede Wiratama 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pembangunan gedung SMPN 16 Denpasar di Sidakarya masih berlangsung.


Untuk saat ini progres pembangunan telah mencapai 80 persen. 


Menurut rencana, pembangunannya akan selesai pada 22 Desember mendatang. 

Baca juga: Viral! Pria Asal Canggu Roboh dan Meninggal Dunia di Lapangan Mini Soccer di Denpasar


Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Denpasar, AA Gede Wiratama mengatakan, pihaknya akan kembali mengecek proyek tersebut dalam beberapa hari ke depan. 


"Kami akan cek ke sana, dan memastikan selesai tepat waktu," katanya Minggu, 3 Desember 2023.

 

Diharapkan pada Januari 2024 mendatang, siswa sudah bisa menempati gedung baru.

Baca juga: TPST Tak Kunjung Beroperasi, Pemkot Denpasar Sediakan 145 Bank Sampah dan 23 TPS3R

 

Wiratama mengatakan, tahun anggaran 2023 ini akan dirampungkan pembangunan untuk satu gedung yang berisi 30 kelas.


"Saat ini untuk tahap pertama kami bangun ruang kelas dulu. Ada 30 ruang kelas," katanya.


Diketahui, pembangunan SMPN 16 Denpasar ini dilakukan di lahan eks SDN 14 Sesetan.


Sekolah ini dibangun pada lahan seluas sekitar 35 are.

Baca juga: Bertolak dari Mojokerto ke Bali, Sopir Pengangkut Kertas Pemilu 2024 Ini Meninggal di Denpasar


Selanjutnya untuk tahap kedua akan dilaksanakan pada tahun 2024 mendatang.


Pembangunan tahap kedua akan meliputi kelengkapan ruangan lain termasuk ruang guru, UKS, ruang pertemuan hingga penataan taman.


"Untuk tahap kedua kami perlu anggaran Rp20 miliar lagi. Akan kami usulkan pada APBD induk 2024," katanya.

Baca juga: Update Penyerangan Kantor Satpol PP Denpasar: 4 Pelaku Jadi Tersangka, Terancam 8,5 Tahun Penjara


Pihaknya pun mengaku berkoordinasi dengan tokoh setempat termasuk di DPRD Kota Denpasar untuk mengawal pembangunan tersebut.


Pembangunan SMPN 16 Denpasar dilakukan untuk menampung siswa di wilayah Sidakarya, Panjer, dan Renon.


Hal ini juga mengurangi beban persaingan untuk mendapatkan sekolah negeri yang selama ini terbagi di SMPN 6, SMPN 11, dan SMPN 9 Denpasar. (*)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved