Berita Gianyar
Sempat Vakum Karena Pandemi Covid-19, Lebih Beach Festival Akan Kembali Digelar
Sempat Vakum Karena Pandemi Covid-19, Lebih Beach Festival Akan Kembali Digelar
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Putu Kartika Viktriani
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Lebih Beach Festival (LBF) selama ini, sangat dinanti-nantikan oleh pecinta olahan laut.
Sebab, dalam festival yang digelar oleh Desa Lebih, Gianyar, Bali itu, akan ada berbagai menu olahan laut yang dilombakan, dan dapat dinikmati juga oleh penonton.
Setelah sempat vakum selama tiga tahun atau sejak pandemi covid-19, LBF akan digelar pada tahun 2024 nanti.
Namun tanggal dan bulan pelaksanaannya, belum bisa dipastikan.
Sebab, di awal tahun 2024 masih dalam suasana Pemilu.
Namun, yang jelas, per Desember 2023 ini, desa setempat telah melakukan penataan untuk festival tersebut.
Mulai dari penataan parkir, penataan areal kuliner dan sebagainya.
Perbekel Lebih, I Wayan Agus Mulyana, Rabu 6 Desember 2023 membenarkan hal tersebut.
Kata dia, ada beberapa hal yang masih perlu dilakukan penataan.
Mulai dari kebersihan, penataan lahan parkir dan perbaikan toilet.
Baca juga: Pesona Indonesia Festival Bali Gaet Emak-Emak Jadi Delegasi Nasional, Kenalkan Budaya Indonesia
Kata dia, fasilitas umum ini sangat penting.
Sebab, ia memastikan akan banyak pengunjung yang hadir dalam festival.
Hal tersebut terlihat dari bagaimana situasi Pantai Lebih di hari-hari biasa.
Yakni, selalu ramai pelancong yang sengaja makan atau menikmati kuliner yang dijual di rumah makan di Pantai Lebih.
"Untuk kebersihan, kami angkut sampah tiap hari. Sebelumnya diangkut 2-3 hari sekali. Sedangkan untuk toilet, kami masih berkoordinasi dengan badan pengelola kuliner Pantai Lebih, agar melakukan perbaikan pada toilet umum," ujarnya.
Kata dia, sebenarnya di Pantai Lebih dulunya sempat ada toilet umum.
Namun karena kerap diterjang air pasang, sehingga kondisi toilet yang menghadap bibir pantai pun rusak parah.
"Toilet umum yang ada sebelumnya sudah rusak karena dihantam gelombang, walau bangunan masih berdiri, namun kondisinya sudah memprihatinkan," ujarnya.
Lebih lanjut dikatakannya, lahan parkir sangat dibutuhkan.
Sebab, areal parkir yang ada saat ini, masih kurang luas untuk menampung pengunjung, terutama yang menggunakan kendaraan roda empat.
Karena itu, pihaknya pun akan bekerjasama dengan pemilil lahan yang ada di sebelah timur warung makan Pantai Lebih.
"Rencananya kita ajak bekerjasama, lahannya dibuat menjadi tempat parkir, sehingga areal parkir di dalam area kuliner lebih lapang. Ada tambahan lagi 30 are dari areal parkir yang ada saat ini," bebernya.
Mulyana mengungkapkan, LBF merupakan suatu kegiatan yang menonjolkan potensi Desa Lebih. Dalam hal ini adalah kuliner laut.
Karena itu, dalam festival nanti, warga Lebih akan memamerkan dan melombakan aneka hidangan laut dengan menu-menu baru dan cara penyajian.
"Mudah-mudahan bisa berjalan sesuai harapan," ujarnya.
(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.