Seputar Bali

80 anggota petani Ikuti Perjanjian Kerja Sama Closed Loop Agribisnis Hortikultura

Berbagai upaya dalam pengembangan perluasan ekosistem agribisnis yang terintegrasi dari hulu ke hilir dilakukan Pemkab Tabanan dengan PKS

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Ngurah Adi Kusuma
Istimewa
Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan Launching Kemitraan Closed Loop di Kabupaten Tabanan, pun dilaksanakan di lahan Budidaya Cabai, Desa Riang Gede, Penebel, Tabanan 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Berbagai upaya dalam pengembangan perluasan ekosistem agribisnis atau rantai nilai pertanian yang terintegrasi dari hulu ke hilir dilakukan Pemkab Tabanan

Kali ini, program yang dilaksanakan di Kelompok Budi Karya diikuti oleh 80 anggota petani dengan total luas lahan sekitar 80 Hektar. 

Yakni melalui Kemitraan Closed Loop Agribisnis Hortikultura.

Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan Launching Kemitraan Closed Loop di Kabupaten Tabanan, pun dilaksanakan di lahan Budidaya Cabai, Desa Riang Gede, Penebel, Tabanan.

Baca juga: Update Terbaru: Ada Pengakuan Berbeda, Terduga Pelaku Persetubuhan di Seririt Belum Ditahan

Sekda Tabanan I Gede Susila mengatakan, bahwa PKS itu sudah dilaksanakan sejak Kamis 14 Desember kemarin. Yang 

bertujuan untuk membantu mendampingi petani agar kedepannya bisa membangun kolaborasi dengan multi-stakeholder. 

Yang tentu saja, adalah terkait dan diharapkan akan memberikan efisiensi biaya, peningkatan produktivitas, kemudahan akses agroinput, serta kemudahan pembiayaan dan pemasaran dalam rantai pasok hortikultura.

Selain itu, program ini juga diharapkan dapat membantu akselerasi program prioritas pemerintah di tahun 2023 yaitu penanganan inflasi, kemiskinan ekstrem dan stunting, khususnya di bidang pertanian.

Baca juga: Asosiasi Pariwisata Bali Soal Kasus Covid-19 Kembali Merebak, BTB: Sudah Punya Sistem Deteksi

“Dengan kemitraan yang dibangun dengan kolaborasi multi-stakeholders ini, kami pemerintah meyakini percepatan atau akselerasi program prioritas pemerintah di tahun 2023 yaitu penanganan inflasi, kemiskinan ekstrim dan stunting khususnya dibidang pertanian dapat kita tangani lebih lanjut," ucapnya Minggu 17 Desember 2023.

Ketua Kelompok Tani Budi Karya, Nyoman Sukiasa mengatakan, bahwa suatu kebanggan bagi kelompok tani atas dukungan Pemerintah yang senantiasa memperhatikan para petani khususnya di kelompok cabai. 

Pihaknya berharap agar kedepannya semakin banyak petani yang berminat untuk menanam cabai. Dan petani saat ini sudah mencapai 90 kuintal panen cabe.

“Kami berterima kasih atas perhatian pemerintah terhadap petani cabai,” bebernya. (ang).

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved