Berita Bali
Bali dan Banjarmasin Masuk Daftar Bandara Terburuk Versi AirHelp, AP1: Hal Ini Bertentangan
PT Angkasa Pura I (AP1) sebagai pengelola bandara meragukan hasil survei tersebut yang tanpa disertai penjelasan parameter survei dimaksud.
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Menanggapi informasi terkait daftar bandara yang dirilis oleh AirHelp Inc. bahwa bandara di Bali dan Banjarmasin yang dikelola PT Angkasa Pura I masuk dalam daftar bandara terburuk di dunia, PT Angkasa Pura I (AP1) sebagai pengelola bandara meragukan hasil survei tersebut yang tanpa disertai penjelasan parameter survei dimaksud.
"Kami menilai hal ini bertentangan karena di saat yang bersamaan 3 bandara AP1 berhasil meraih penghargaan tingkat nasional dan 8 bandara AP1 juga berhasil meraih penghargaan tingkat dunia," ujar Vice President Corporate Secretary PT Angkasa Pura I, Rahadian D. Yogisworo dalam keterangan tertulisnya pada Senin 25 Desember 2023.
Yogi menambahkan terkait dengan survei kepuasan pelanggan komunitas bandara dunia memiliki rujukan bersama yakni ACI Airport Council Internasional dan Skytrex, yang melakukan pemeringkatan bandara di dunia yang memiliki ratusan members dan bandara dilibatkan secara penuh dalam survei.
Dan untuk nasional kami menggunakan rujukan INACA.
Baca juga: H-3 Libur Natal, Puncak Pergerakan di Bandara Ngurah Rai Bali Capai 73 Ribu Lebih Penumpang
Sebagai gambaran Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin berhasil mendapatkan pengakuan dari Airports Council International (ACI) sebagai salah satu dari 73 bandara di dunia pada kategori The Voice of the Customer in Asia Pacific pada 2022, serta dari Indonesia National Air Carriers Association (INACA) sebagai Bandara Terbaik Indeks Kepuasan Pelanggan (CSI) 2023.
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali pada tahun ini juga telah mendapatkan penghargaan dari ACI dengan kategori Best Airport of 15 to 25 Million Passanger in Asia Pasific dan Director General's Roll of Excellence (Penghargaan ini diberikan kepada bandara yang telah memenangkan banyak penghargaan selama periode lima tahun dalam 10 tahun terakhir sebagai bagian dari program Airport Service Quality, program pengukuran dan benchmarking pengalaman pelanggan bandara terkemuka di dunia).
Kemudian, bandara juga mendapatkan penghargaan dari INACA sebagai Bandara terbaik Indeks Kepuasaan Pelanggan (CSI) 2023, dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi pada kategori Bandara Terbaik dalam ajang Penghargaan Pelayanan Publik 2023, dan dari Asean Energy Efficiency and Conservation Best Practices Awards bidang Efisiensi Energi kategori Manajemen Energi pada Industri dan Bangunan tingkat ASEAN.
"Hal lain, yang justru meragukan kami adalah peringkat Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin sebagai terjelek (yang merupakan bandara baru yang diresmikan Presiden pada tahun 2019)," ungkap Yogi.
Menurutnya jika melihat tidak ada penerbangan reguler internasional selama ini dari dan ke Banjarmasin, namun justru memiliki nilai yang paling rendah.
"Apakah survei dapat dinilai valid? Karena fakta dan hasil tidak berkolerasi," ucap Yogi mempertanyakan parameter survei tersebut.(*)
Kumpulan Artikel Bali
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.