Liburan Nataru di Bali

ASDP Antisipasi Puncak Arus Kedua di Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk Jelang Libur Tahun Baru

ASDP Cabang Ketapang telah menyiapkan sarana dan prasarana yang memadai untuk menghadirkan layanan prima bagi masyarakat.

Istimewa
ASDP Antisipasi Puncak Arus Kedua di Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk Jelang Libur Tahun Baru 

Sementara itu, sebagai bentuk dukungan Pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan selama layanan Angkutan Natal dan Tahun Baru 2022, bahwa pemerintah telah mengeluarkan Surat Keputusan Bersama terkait pembatasan waktu operasional angkutan barang selama arus Nataru 2023/2024 berlangsung.

Diketahui sebelumnya bahwa upaya pembatasan waktu operasional angkutan barang ini biasa dilakukan seperti saat periode Angkutan Lebaran 2023 lalu, yang biasanya diterapkan pelarangan truk logistik yang pada H-4 hingga H+4.

“Sesuai dengan Surat Keputusan Bersama Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Kepala KORPS Lalu Lintas Kepolisian RI, dan Direktur Jenderal Bina Marga tentang Pengaturan Lalu Lintas Jalan serta Penyeberangan selama Masa Arus Mudik dan Arus Balik Angkutan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024, ditetapkan bahwa perlu dilakukan pembatasan operasional angkutan barang dalam rangka menjamin keselamatan, keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di ruas jalan non tol pada Merak, Bakauheni, Ketapang, dan Gilimanuk,” ungkapnya.

Berdasarkan data Posko Ketapang selama 24 jam (periode 25 Desember 2023 pukul 08.00 WIB hingga 26 Desember 2023 pukul 08.00 WIB) atau hari H Natal, tercatat jumlah kapal yang beroperasi sebanyak 29 unit kapal.

Adapun realisasi total penumpang mencapai 33.757 orang atau naik 24 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 27.305 orang.

Selanjutnya realisasi kendaraan roda dua yang telah menyeberang mencapai 2.113 unit atau naik 50 persen dibandingkan realisasi tahun lalu mencapai 1.409 unit.

Kendaraan roda empat mencapai 3.956 unit atau naik 22 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 3.252 unit.

Sedangkan truk logistik yang telah menyeberang dari Jawa ke Bali mencapai 1.561 unit atau naik 1 persen dibandingkan realisasi periode yang sama di tahun lalu sebanyak 1.542 unit.

Sedangkan total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Bali mulai dari H-7 hingga HH tercatat 241.057 orang atau naik 27 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 189.137 orang.

Dan untuk total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 57.964 unit atau naik 27 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 45.527 unit.

Sebaliknya, data Posko Gilimanuk pada (24 jam) HH realisasi total penumpang mencapai 33.240 orang atau naik 49 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 22.311 orang.

Tercatat realisasi kendaraan roda dua yang telah menyeberang mencapai 2.158 unit atau naik 47 persen dibandingkan realisasi tahun lalu mencapai 1.468 unit.

Kendaraan roda empat mencapai 3.412 unit atau naik 46 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 2.342 unit.

Sedangkan truk logistik yang telah menyeberang dari Bali ke Jawa mencapai 1.340 unit atau naik 16 persen dibandingkan realisasi periode yang sama di tahun lalu sebanyak 1.153 unit.

Sedangkan total penumpang yang menyeberang dari Bali ke Jawa mulai dari H-7 hingga HH tercatat 205.348 orang atau naik 20 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 170.530 orang.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved