Berita Karangasem
Kecelakaan di Karangasem Meningkat Drastis, 39 Meninggal Dunia
Kendaraan yang terlibat kecelakaan alami kerusakan, mencapai ratusan unit. Meliputi kendaraan roda dua serta roda empat.
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Kasus kecelakaan lalulintas (lakalantas) meningkat drastis.
Di tahun 2022, kasus lakalantas menembus angka 176 kasus, sedangkan tahun 2023 dari Januari - 25 Desember menembus angka 647.
Seandainya dikalkulasi ada peningkatan 471 kasus, atau 200 persen lebih.
Kapolres Karangasem, AKBP I Nengah Sadiarta mengungkapkan, lakalantas terjadi di semua Kecamatan di Kabupaten Karangasem.
Baca juga: Kecelakaan Tragis, Istri dan Anak Tewas Ditimpa Truk, Status WhatsApp Jadi Sorotan
Hampir 71 persen kasus kecelakaan tunggal, atau out of control (OC).
Sisanya kecelakaan yang melibatkan 2 kendaraan.
"Peningkatannya signifikan,"ungkap Sadiarta, Selasa 26 Desember 2023.
Korban meninggal akibat kecelakaan lalulintas sebanyak 39 orang.
Angka ini menurun dibandingkan tahun 2022 yang capai 42 orang.
Sedangkan yang luka berat dan sedang, hampir mencapai ratusan.
Kendaraan yang terlibat kecelakaan alami kerusakan, mencapai ratusan unit. Meliputi kendaraan roda dua serta roda empat.
Terparah yakni lakalantas di Jalan Raya Nongan-Bangli, tepat di Banjar Sigar, Desa Nongan, Kecamatan Rendang,Karangasem.
Kecelakaan tunggal mini bus tersebut merenggut 6 nyawa.
Yakni 4 orang meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan sisanya 2 orang meninggal di Puskesmas saat dirujuk masyarakat sekitar.
Kendaraan minibus berwarna hijau DK 7075 SY mengangkut pemedek 15 orang termasuk sopir.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kisah-luh-suci-setelah-suami-dan-anaknya-tewas.jpg)