Liburan Nataru di Bali
Glamping di Baturiti Diserbu Wisatawan Nikmati Pergantian Tahun
Destinasi wisata bai Glamping di Baturiti Diserbu Wisatawan Nikmati Pergantian Tahun
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Fenty Lilian Ariani
TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Fasilitas penginapan berupa glamping, di Baturiti di momen pergantian tahun ini terisi penuh.
Bahkan orderan itu sudah sejak dua bulan lalu di booking wisatawan. Bahkan kunjungan mencapai 50 orang per hari.
Misalnya saja di Pohen Hills Cam di Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Tabanan.
Wisata ini menjadi satu paket dengan The Bloom Garden, yang masuk dalam satu manajemen dengan DTW Ulun Danu Beratan.
Manager Pohen Hills Cam Putu Ayu Muspita Dewi mengatakan sejak Nataru hingga untuk pergantian tahun 2023-2024 mendatang, wisatawan yang menginap dan berkunjung diangka 50-58 orang.
Pihaknya memiliki 18 camp dan seluruhnya full. Ada lonjakan permintaan sudah sejak dua bulan lalu.
“Memang sejak dua bulan lalu sudah full book. Dibanding hari biasa memang ada peningkatan. Kalau hari biasa paling 8 sampai 14 pengunjung. Wisatawan yang banyak menginap di kami ini masih dominan domestik,” ucapnya sseijin Penasehat The Bloom Garde I Wayan Mustika, Jumat 29 Desember 2023.
Muspita Dewi mengaku, per malam mulai dari Rp 450 ribu sampai Rp 850 ribu per glamping.
Harga itu keseluruhan dengan fasilitas lengkap hingga breakfast.
Baca juga: Libur Akhir Tahun Nikmati Indahnya Air Terjun, Berikut 3 Air Terjun di Bali yang Menyegarkan Mata
Dan untuk pemandangan karena satu paket dengan the bloom Garden maka pemandangan kebun bunga hingga pemandangan Gunung Agung.
“Harga antara hari biasa dan weekend itu berbeda. Mulai dari 450 ribu sampai Rp 850 ribu,” jelasnya.
Di bagian terpisah, Owner Glamping Glamor Desa Candikuning Kecamatan Baturiti, I Wayan Giastra mengatakan hal serupa.
Untuk miliknya, sendiri ada sekitar 20 kamar dengan harga kisaran sekitar mulai dari Rp 600 - 700 ribu sudah lengkap dengan fasilitas menginap termasuk breakfast.
Dan nyaris sama bahwa bookingan sudah sejak dua bulan lalu terisi oleh para wisatawan.
“Sama kita juga sudah dua bulan lalu terisi. Bahkan sudah banyak yang kita tolak,” katanya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.