Liburan Nataru di Bali
Libur Akhir Tahun Nikmati Indahnya Air Terjun, Berikut 3 Air Terjun di Bali yang Menyegarkan Mata
Bali tidak hanya terkenal akan pantainya saja yang indah, namun Bali juga memiliki wisata air terjun yang tak kalah indah.
Penulis: Arini Valentya Chusni | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Bali tidak hanya terkenal akan pantainya saja yang indah, namun Bali juga memiliki wisata air terjun yang tak kalah indah.
Jika Tribunners berencana berlibur ke Bali di libur akhir tahun ini, coba deh datangi wisata air terjun ini untuk tahu bagaimana keindahan di dalamnya.
Berikut tiga rekomendasi air terjun di Bali yang cocok untuk menikmati liburan.
Baca juga: Sejumlah Loket Wisata Air Terjun Sekumpul Ditutup Sementara, Akan Perbaiki Tata Kelola
1. Air Terjun Sekumpul

Salah satu air terjun yang jarang diketahui namun menyimpan pesona luar biasa yakni Air Terjun Sekumpul.
Air Terjun Sekumpul berlokasi di Desa Sekumpul, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng.
Lokasi wisata ini berada sekitar 85 Km dari bandara Ngurah Rai. Wisatawan bisa memilih datang ke sini dengan melalui Jl. Denpasar – Singaraja yang ditempuh dalam 2 jam 36 menit.
Baca juga: Empat Loket Wisata Air Terjun Sekumpul di Desa Lemukih Ditutup Permanen
Lokasinya cukup tersembunyi dan akses untuk menuju air terjun Sekumpul perlu usaha ekstra, sehingga menjadi sebuah perjalanan dan rekreasi petualangan trekking menyenangkan.
Air terjun Sekumpul memiliki 2 mata air yakni dengan ketinggian dan sumber air yang berbeda.
Untuk sebelah kiri bersumber dari mata air alam, sehingga selalu jernih walaupun pada saat musim penghujan, sedangkan air terjun sebelah kiri bersumber dari anak-anak sungai di desa Sekumpul sehingga pada musim hujan air terjun sebelah kanan ini akan berwarna kecoklatan atau keruh.
Untuk berwisata di Air Terjun Sekumpul, pastikan Tribunners memiliki badan yang fit dan tidak sedang sakit. Karena akses turunnya lumayan menguras tenaga dengan menuruni sekitar 350 anak tangga.
Dalam perjalanan menuju lokasi air terjun, kamu dapat melihat beberapa rumah penduduk yang masih sangat traditional dengan di kelilingi pohon rambutan dan pohon durian yang menjulang tinggi.
Setelah berjalan beberapa menit, Tribunners akan melihat pemandangan sawah terasering dan perbukitan yang menghijau serta pemandangan air tejun dari kejauhan.
Sesuai dengan namanya, air terjun Sekumpul terdiri dari sekumpulan air terjun, dengan jumlah mencapai tujuh air terjun. Maka dari itu Sekumpul waterfall di namai oleh warga asing dengan nama lain sevent point waterfall.
2. Air Terjun Tegenungan

Salah satu air terjun di Bali yang terkenal yakni di daerah Gianyar adalah Air Terjun Tegenungan.
Keberadaan air terjun Tegenungan saat ini semakin populer saja, sebagai tempat rekreasi dan tujuan tour di pulau Dewata Bali.
Untuk masuk ke objek wisata ini, pengunjung perlu membayar tiket masuk sebesar Rp20 Ribu.
Tiket masuk ini cukup murah, apalagi biaya tiket masuk sudah termasuk biaya parkir. Sehingga pengunjung tidak perlu lagi membayar biaya parkir.
Air Terjun Tegenungan, sebuah air terjun yang tersembunyi di balik rimbunnya pepohonan. Air terjun ini merupakan aliran dari Tukad Petanu, yang mengalir langsung melewati batuan.
Dengan tinggi 15 meter, pengunjung akan menyaksikan betapa megahnya air terjun ini dari bawah.
Jika air mengalir deras, akan mengenai batuan di sekitarnya yang membuat alirannya seperti berundak-undak. Di bagian atas air terjun merupakan sungai berbatu, serta dinding air terjun pun dari batuan.
Pengunjung juga dapat duduk di bebatuan tersebut, yang terpenting mencari spot yang tidak licin. Di bawah air terjun, terdapat kolam dengan airnya yang jernih dengan dasar batuan.
3. Suwat Waterfall

Air Terjun Suwat atau Suwat Waterfall yang berlokasi di Suwat Gianyar.
Perjalanan menuju air terjun suwat membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam dari Denpasar. Namun, kali ini Tribun Bali berangkat dari kantor yang membutuhkan waktu hanya 1 jam dari Ketewel.
Jika Tribunners berangkat dari Bandara Ngurah Rai, kira-kira 2,5 jam.
Suwat Waterfall ini mulai beroperasi dari pukul 08.00 wita - 17.00 wita.
Sebenernya kalau dibilang jauh juga tidak, karena sama saja seperti perjalanan ke tempat wisata bali yang lainnya seperti ke Ubud atau Kintamani.
Pesona gemericik air dan kedalaman sungai sekitar 5 - 7 meter, membuat air terjun suwat ini menjadi salah satu favorit wisataman mancanagera.
Harga tiket masuk Suwat Waterfall sebesar Rp. 15.000,- untuk orang dewasa dan Rp. 10.000,- untuk anak-anak. Setelah pintu masuk, Tribunners harus berjalan menuju titik air terjun, tidak jauh dan hanya beberapa anak tangga saja.
Yang menjadi iconic dari air terjun suwat ini adalah patung kura-kura. Konon katanya, di air terjun suwat ini dulunya banyak kura-kura yang sakral dan banyak pemancing yang menemukannya.(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.