Penemuan Mayat Di Buleleng
UPDATE Jenazah di Perairan Prapat Agung, Bernama Komsiatun Asal Warga Tuban Jawa Timur
UPDATE Jenazah yang Ditemukan di Perairan Prapat Agung, Bernama Komsiatun Warga Asal Tuban
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Fenty Lilian Ariani
TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Polisi akhirnya berhasil melacak identitas mayat yang ditemukan mengapung di perairan Prapat Agung, tepatnya di Banjar Dinas Tegal Bunder, Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak, Buleleng.
Jenazah berjenis kelamin wanita itu ialah Komsiatun, warga asal Kelurahan/Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Kasi Humas Polres Buleleng AKP Gede Darma Diatmika dikonfirmasi Jumat (18/1) mengatakan, identitasnya berhasil terlacak setelah tim Inafis melakukan pemeriksaan 10 sidik jari dengan menggunakan alat khusus.
Pemeriksaan sidik jari itu terintegrasi dengan basis data kependudukan milik korban.
Baca juga: Mayat Wanita Tanpa Identitas di Tengah Laut Buleleng, Kalungi Beberapa Kunci
"Dicocokkan dengan sidik jari dari identitas yang tertera di e-KTP. Sehingga diketahui identitasnya adalah Komsiatun warga asal Tuban, Jawa Timur," katanya.
Hingga saat ini jenazah Komsiatun masih dititipkan di Instalasi Forensik RSUD Buleleng.
Pihaknya masih menunggu kedatangan keluarga korban, untuk meminta persetujuan dilakukan autopsi.
Hal ini dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti tewasnya wanita kelahiran Tuban, 8 April 1979 tersebut.
AKP Diatmika tidak memungkiri dari hasil visum luar yang dilakukan, ditemukan ada luka lebam di bagian leher belakang, wajah, telinga dan bibir.
Baca juga: Pemkab Tabanan Masih Rancang Kebutuhan Rekruitment ASN 2024
Serta luka lecet pada punggung bagian kanan.
Namun pihaknya belum dapat memastikan apakah luka-luka itu merupakan hasil dari kekerasan fisik yang dialami oleh korban, atau karena faktor lain.
"Kami belum bisa pastikan, apakah dia korban pembunuhan atau tewas karena bunuh diri. Masih diselidiki, kami juga akan meminta persetujuan dari keluarganya untuk dilakukan autopsi agar penyebab pasti tewasnya bisa diketahui," terangnya.
AKP Diatmika menyebut, melihat dari ciri-ciri korban saat ditemukan yang masih mengenakan pakaian lengkap, polisi menduga wanita itu merupakan seorang wisatawan.
Pihak kepolisian dari Polsek Gerokgak pun saat ini tengah melakukan penelusuran ke Hotel maupun Vila di wilayah setempat untuk mengetahui apakah ada wisatawan yang hilang atau tidak.
Sebelumnya diberitakan, sesosok mayat wanita tanpa identitas ditemukan tewas mengambang di perairan Prapat Agung, tepatnya di Banjar Dinas Tegal Bunder, Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak, Buleleng pada Kamis (18/1) pagi.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.