Berita Bangli

Pemkab Bangli Minta Bantuan Kementerian Periksa Sistem PLTS 1 MWp Bangli

Pemkab Bangli Minta Bantuan Kementerian Periksa Sistem PLTS 1 MWp Bangli

Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Fenty Lilian Ariani
Muhammad Fredey Mercury
Suasana PLTS 1MWp Bangli 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Pemerintah Kabupaten Bangli mengajukan surat pada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Pihak Pemkab meminta bantuan pemeriksaan teknis pada sistem PLTS 1 MWp Bangli. 

Hal tersebut diungkapkan Kabag Ekonomi Setda Bangli, Dwi Wahyuni, Kamis (25/1/2024).

Dikatakan jika pihaknya sudah mengajukan surat permohonan bantuan pemeriksaan teknis sistem PLTS, ke kementerian ESDM per 5 Juli 2023.

Ia juga mengakui surat permohonan itu sudah ditindaklanjuti oleh pihak Kementerian, melalui Direktorat Jendral Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi.

Pihak Dirjen selanjutnya mengutus USAID Susttainable Energy For Indonesia's Adnancing Resillence (USAID SINAR), untuk melakukan pendampingan teknis. 

"Rencana tim dari USAID SINAR akan melakukan pemeriksaan dari tanggal 29 Januari sampai 2 Februari," ujar Dwi Wahyuni, Kamis (25/1/2024).

Lanjutnya, tujuan dilaksanakan pemeriksaan teknis adalah untuk mengetahui lebih jelas kondisi PLTS yang berlokasi di Dusun Bangklet, Desa Kayubihi, Kecamatan Bangli tersebut.

Apabila ditemukan kerusakan komponen yang berpengaruh terhadap produksi listrik serta butuh biaya yang besar, maka pihak USAID Sinar akan mencarikan patner.

Baca juga: Bersama MKP, UPP Kelas II Nusa Penida Dorong Penerapan E-Ticketing di Pelabuhan

Dengan demikian pembiayaan tidak terlalu membebani keuangan daerah (APBD).

"USAID SINAR adalah kemitraan jangka panjang antara pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat untuk memitigasi perubahan iklim di sektor energi, melalui kemitraan dengan berbagai pihak termasuk  dengan Pemprov Bali," ucapnya. 

Lebih lanjut dikatakan, sejauh ini keberadaan PLTS belum bisa memberikan keuntungan (deviden).

Sebab hasil produksi listrik yang terjual, hanya mampu untuk menutup biaya oprasional saja.

"Mudah- mudahan PLTS dibawah Perusahan Perseroan Daerah (Perseroda) BMB akan mampu lebih berkembang lagi," harapnya.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved