Berita Buleleng
Buleleng Ikuti Sembilan Pagelaran Saat Pesta Kesenian Bali 2024
pada PKB 2024 tahun ini, duta Kabupaten Buleleng juga akan menampilkan seni tradisi klasik yang hampir punah milik Desa Anturan
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Duta Kabupaten Buleleng kini tengah mulai melakukan persiapan menyambut pagelaran Pesta Kesenian Bali (PKB) 2024.
Dinas Kebudayaan Buleleng sebagai leading sektor pun kini tengah mempersiapkan sejumlah sekaa terbaik untuk tampil dalam pagelaran seni yang rutin digelar setiap tahun oleh Pemprov Bali itu.
Kepala Dinas Kebudayaan Buleleng, Nyoman Wisandika mengatakan, Buleleng akan mengikuti sembilan pagelaran pada PKB 2024.
Diantaranya gong kebyar anak- anak, gong kebyar dewasa, gong kebyar wanita, gong legendaris, gong baleganjur, parade peed, parade budaya pakaian khas Bali oleh PKK dan seni tradisi klasik.
Baca juga: Wujud Apresiasi, Seniman Badung yang Tampil di Ajang PKB XLV Tahun 2023 di Berikan Penghargaan
Ditambahkan Wisandika, pada PKB 2024 tahun ini, duta Kabupaten Buleleng juga akan menampilkan seni tradisi klasik yang hampir punah milik Desa Anturan, Kecamatan Buleleng yakni Tari Gambuh.
Sejak dulu kesenian ini cukup terkenal.
Seluruh penari yang membawakan tarian gambuh merupakan laki-laki.
Sehingga hal itu menjadi daya tarik tersendiri dan mengundang gelak tawa.
“Provinsi beberapa waktu lalu sudah menunjuk seni tradisi klasik yang hampir punah, yakni tari gambuh milik sekaa Genta Iswara, Desa Anturan,” terangnya.
Saat ini, Tim Dinas Kebudayaan juga sudah melakukan penunjukan terhadap sekaa terbaik sebagai Duta Buleleng nantinya.
Untuk gong kebyar anak-anak dari Sanggar Bayu Teja Budaya, Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt.
Sementara gong kebyar wanita dari Sanggar Seni Jagratara, Banjar Tegallenga, Desa Kalisada, Kecamatan Seririt.
Gong kebyar dewasa dari Dharma Pradangga, Desa Tukadmungga, Kecamatan Buleleng.
“Gong kebyar tahun ini kita akan mebarung. Sementara untuk parade gong kebyar dewasa dengan kabupaten lain akan mebarung dua,” jelasnya.
Selain itu, Kabupaten Buleleng juga mengirim dua kesenian joged bumbung dari Sekaa Joged Wahyu Ulangun dari Desa Nagasepaha, Kecamatan Buleleng akan mebarung bersama Sekaa Joged Mangun Semara dari Desa Selat, Kecamatan Sukasada.
Lanjut Wisandika, anggaran yang dibutuhkan untuk PKB tahun ini pun diestimasikan mencapai Rp 575 juta yang bersumber dari BKK Provinsi Bali dan APBD Buleleng.
“Tentunya kami berharap persiapan maksimal, sehingga penampilan seluruh Duta Kabupaten Buleleng dapat pentas lebih baik dari tahun sebelumnya,” tandasnya. (rtu)
Kumpulan Artikel Buleleng
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Kepala-Dinas-Kebudayaan-Buleleng-Nyoman-Wisandika-25.jpg)