Pemilu 2024
Bawaslu Buleleng Temukan Kebocoran di Gudang Logistik
KPU Buleleng diminta untuk memperhatikan gudang logistik Pemilu yang terletak di Desa Pemaron, Kecamatan/Kabupaten Buleleng.
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Fenty Lilian Ariani
TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - KPU Buleleng diminta untuk memperhatikan gudang logistik Pemilu yang terletak di Desa Pemaron, Kecamatan/Kabupaten Buleleng.
Sebab selama musim hujan ini Bawaslu Buleleng menemukan adanya kebocoran di beberapa titik, yang dikhawatirkan dapat merusak logistik Pemilu, khususnya surat suara dan kotak suara.
Ketua Bawaslu Buleleng Kadek Carna Wirata pada Jumat (2/2) mengatakan, pihaknya sempat melakukan pemantauan di gudang logistik KPU, hingga menemukan kebocoran di beberapa titik.
Carna pun mengaku sudah berkoordinasi dengan Ketua KPU Buleleng agar hal itu segera diantisipasi.
Meski saat ini kata Carna, KPU Buleleng telah melakukan antisipasi dengan menutup logistik menggunakan terpal plastik, namun ia berharap KPU juga menyelesaikan masalah utamanya, yakni menutup atap yang bocor.
Hal ini dilakukan agar Pemilu dapat berjalan sukses, tanpa ada logistik yang rusak. Sebab apabila ada logistik yang rusak, akan berdampak pada proses pemungutan suara.
"Saat hujan kemarin kami sempat melakukan pengawasan. Setelah saya cek ada kebocoran di beberapa titik. Di sisi timur gudang juga ada air masuk. Sebaiknya memang diselesaikan masalah utamanya. Kalau hanya ditutup pakai plastik, nanti terlalu banyak air yang masuk juga bisa jadi masalah. Takutnya merusak logistik," jelasnya.
Sementara Ketua KPU Buleleng Komang Dudhi Udiyana tidak menampik ada beberapa titik lokasi gudang yang tempias dari air hujan.
Baca juga: Ketua DPRD Badung Dukung Kreativitas Budaya Sekaa Yowana Dharma Shanti Kerobokan
Pihaknya pun telah melakukan antisipasi dengan menutupi beberapa logistik menggunakan terpal tiga lapis.
Sementara kotak suara juga masing-masing telah dibungkus pakai plastik. Ia pun mengaku optimis logistik akan aman hingga didistribusikan di masing-masing desa.
“Memang hujan lebat ini mempengaruhi juga. Ada sih tampiasan air masuk , namun sudah kami antisipasi dengan menutup jendela. Logistik juga sudah dilapisi terpal," katanya.
Dudhi menyebut, proses setting surat suara sudah rampung dikerjakan, dan tinggal merapikan logistik yang akan didistribusikan.
Dimana proses pendistribusian akan dilakukan pada H-2 dan H-1 pencoblosan.
"Untuk armada angkut sudah aman. Nanti PPK yang menyediakan armadanya," tandasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Kondisi-gudang-logistik-KPU-Buleleng-Jumat-22-Bawaslu-temukan-kebocoran-di-beberapa-titik.jpg)