Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Buleleng

Buleleng Dapat Kucuran Dana Desa Rp 128 Miliar

Tahun ini Buleleng mendapat kucuran Dana Desa sebesar Rp 128 Miliar lebih dari pemerintah pusat. Jumlah ini meningkat bila dibandingkan tahun lalu. 

Tayang:
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Fenty Lilian Ariani
Ratu Ayu Astri Desiani
Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Buleleng I Made Dwi Adnyana ditemui Jumat (2/2) 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Tahun ini Buleleng mendapat kucuran Dana Desa sebesar Rp 128 Miliar lebih dari pemerintah pusat. Jumlah ini meningkat bila dibandingkan tahun lalu. 

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Buleleng I Made Dwi Adnyana ditemui Jumat (2/2) mengatakan, saat ini Dana Desa itu baru dicairkan untuk 43 desa pada Januari lalu.

Sementara sisanya lagi 86 desa masih dalam proses verifikasi, dan ditargetkan dapat dicairkan paling lambat pada minggu kedua di bulan Februari. 

Dwi menyebut, Dana Desa itu dapat digunakan untuk mendukung program prioritas pemerintah pusat seperti penanganan stunting, penanganan kemiskinan ekstrim berupa pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk warga yang kurang mampu, serta untuk program ketahanan pangan.

Dimana dalam pemberian BLT, Dana Desa yang digunakan maksimal 25 persen dari jumlah yang diterima.

Baca juga: Jembrana Bersiap Gelar International Jembrana Bali Chocolate Festival

Nilai yang diberikan sebesar Rp 300 ribu per orang per bulan, dan diberikan selama satu tahun penuh. 

"BLT DD diberikan kepada masyarakat miskin yang tidak tercover oleh program dari pemerintah pusat dan kabupaten. Disabilitas, lansia terlantar dan warga yang terkena penyakit kronis menahun juga dapat diberikan BLT DD ini," jelasnya.

Sementara untuk program ketahanan pangan, Dana Desa yang digunakan minimal 20 persen dari jumlah yang diterima.

Dalam program ketahanan pangan ini, pemerintah desa dapat mewujudkannya melalui pemberian bantuan bibit atau pupuk dengan menyasar Kelompok Wanita Tani (KWT) atau Kelompok Ternak yang ada di masing-masing desa. 

"Dapat juga dialokasikan untuk pembangunan yang menunjang perekonomian. Seperti perbaikan jalan di desa, pembuatan saluran irigasi tersier. Tidak boleh untuk rehab atau pembangunan kantor kepala desa," terang Dwi. 

Kucuran Dana Desa untuk Buleleng pada tahun ini diakui Dwi meningkat sekitar Rp 1,35 Miliar, atau menjadi Rp 128 Miliar lebih. Bila dibandingkan tahun lalu Dana Desa yang diterima sebesar Rp 127 Miliar lebih.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved