Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Pohon Tumbang di Bali

Dua Pohon Tumbang Tutup Akses Masyarakat di Desa Manuk Bangli

Hujan deras disertai angin kencang di Bangli mengakibatkan pohon tumbang. Peristiwa itu diketahui pada Kamis (8/2/2024) dini hari.

Tayang:
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Fenty Lilian Ariani
Istimewa
TRC Bangli saat melakukan evakuasi material pohon tumbang yang menutup akses Desa Manuk menuju Desa Susut, Kecamatan Susut. Kamis (8/2/2024) 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Hujan deras disertai angin kencang di Bangli mengakibatkan pohon tumbang.

Peristiwa itu diketahui pada Kamis (8/2/2024) dini hari.

Beruntung kejadian tersebut tidak mengakibatkan korban jiwa. 

Kepala BPBD dan Damkar Bangli, I Wayan Wardana saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut.

Dikatakan dia, kejadian pohon tumbang disebabkan hujan deras disertai angin kencang yang terjadi pada Rabu (7/2/2024) malam. 

"Ada dua pohon yang tumbang. Diantaranya pohon jenis nangka dan pohon jenis Bayur dengan diameter 60 sentimeter. Kejadian pohon tumbang ini berlokasi di ruas jalan Manuk, Kecamatan Susut tepatnya di perbatasan Dssa Manuk dan Desa Susut sekitar pukul 00.05 wita," jelasnya. 

Wardana mengatakan, tidak ada korban saat terjadi pohon tumbang.

Namun dampaknya, akses masyarakat sekitar menjadi terhambat.

"Pasca mendapat laporan, Tim Reaksi Cepat (TRC) segera meluncur ke lokasi untuk membantu evakuasi material pohon tumbang. Proses evakuasi berlangsung mulai pukul 00.30 wita hingga 01.30 wita," ungkapnya. 

Baca juga: Polres Gianyar Kawal Pendistribusian Logistik Pemilu 2024

Baca juga: Hari Libur, Disdukcapil Gianyar Tetap Layani Perekaman dan Pencetakan e-KTP


Sesuai prediksi BMKG, puncak musim penghujan dimulai pada pertengahan bulan Februari.

Oleh sebab itu Wardana mengimbau pada seluruh masyarakat agar tetap waspada dan hati-hati saat melintas di jalanan. 

"Ini mengingat topografi wilayah di Bangli yang banyak pepohonan serta tekstur tanahnya yang labil. Sehingga potensi bencana terbesar yakni berupa pohon tumbang dan tanah longsor," sebutnya.

Tak hanya ancaman alam, mantan Camat Bangli ini juga meminta masyarakat agar waspada terhadap hewan yang masuk ke dalam rumah.

Seperti ular maupun biawak.

"Kalau biawak kebanyakan ditemukan di sekitar Kota Bangli. Apabila masyarakat mendapati hewan masuk ke rumah, dimohon agar segera melapor ke Damkar agar segera ditangani," tandasnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved