Berita Gianyar
Libur panjang, Umat Hindu Ramai Melukat ke Tirta Empul, Berbaur Bersama Turis
Libur panjang, Umat Hindu Ramai Melukat ke Tirta Empul, Berbaur Bersama Turis
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Fenty Lilian Ariani
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Pelukatan atau tempat mandi suci di objek wisata Puru Tirta Empul, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar, Bali ramai, Jumat 9 Februari 2024 siang atau saat libur panjang menjelang Pemilu 2024.
Biasanya di hari-hari biasa, yang banyak datang untuk melukat adalah wisatawan mancanegara.
Namun pada siang itu, banyak terlihat masyarakat atau umat Hindu, Bali.
"Mumpung hari libur, jadi saya bersama keluarga sepatu melukat di Tirta Empul," ujar Pak Krisna, asal Denpasar.
Pantauan Tribun Bali, momen libur panjang ini, membuat antrian di dalam pemandian cukup panjang.
Namun saat itu, antrian tidak sampai mengular hingga di luar areal pemandian.
Para pemedek (umat Hindu Bali), terlihat berbaur di dalam kolam.
Mereka bergantian mengantrai untuk membasuh badan pada pancuran suci.
Beberapa dalam antrian, tampak menunggu sembari menggigil kedinginan.
Baca juga: 10 Arti Mimpi Tentang Hujan, Pertanda Panen Besar hingga Tindakan yang Sia-sia
"Cukup dingin, walau matahari bersinar terik. Tapi dingin-dingin asik," ujar Pak Krisna.
Warga lainnya, I Made Sukrabawa mengatakan, tidak ada keberatan atau apapun jika harus mengantrai berlama-lama karena banyak wisatawan yang ikut melukat.
Sebab hal tersebut menandakan bahwa pariwisata telah kembali pulih.
Terlebih lagi, wisatawan tampak sabar menunggu giliran, yang menandakan mereka sangat menghormati tata tertib di objek spiritual ini.
"Saya malah senang melihat wisatawan yang mau mengantrai, tidak saling serobot. Jadinya, niat untuk membersihkan diri dari hal-hal buruk bisa tercapai. Kan aneh saja, kita mau menyucikan diri tapi emosi saat mengantrai giliran," ujarnya.
Selain di Pura Tirta Empul, keramaian juga terlihat di sejumlah tempat selama momen libur panjang ini.
Salah satunya di jalanan. Dimana di sejumlah jalan pariwisata, seperti di seputaran Ubud, volume kendaraan meningkat dibandingkan hari-hari biasa.
Tak sedikit kendaraan roda empat yang berseliweran di jalanan merupakan plat luar Bali. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.