Berita Klungkung

Atap Bangunan di SKB Klungkung Jebol, Kondisi Bangunan Rusak Parah

Beberapa bangunan SKB (sanggar kegiatan belajar) di Desa Tusan, Kecamatan Banjarangkan sudah dalam keadaan rusak

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Fenty Lilian Ariani
Istimewa
Bangunan SKB di Kecamatan Banjarangkan dalam keadaan rusak, Minggu (11/2/2024). 

SEMARAPURA,TRIBUN-BALI.COM - Beberapa bangunan SKB (sanggar kegiatan belajar) di Desa Tusan, Kecamatan Banjarangkan sudah dalam keadaan rusak berat.

Penanganan perlu dilakukan segera, mengingat tempat ini kerap menjadi lokasi karantina bagi anggota paskibra (pasukan pengibar bendera), hingga altet. 

Kerusakan paling parah terjadi di sebelah utara dari aula. Atap bangunan yang kerap berfungsi sebagai ruangan karantina itu tampak sudah rusak.

Kerangka atap bangunan sudah rapuh. Bahkan plavonnya juga telah jebol.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Klungkung, I Ketut Sujana mengatakan, selama ini SKB dikelola oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Klungkung.

Terkait perbaikan kerusakan bangunan di SKB tersebut, pihaknya telah berkoordianasi dengan Baperlitbang (Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan) Kabupaten Klungkung terkait rencana perbaikannya.

"Kami sudah menghadap ke Beperlitbang agar disediakan dana khusus untuk rebab. Mengingat itu untuk kepentingan kegiatan paskibra," ujar Ketut Sujana, Minggu (11/2/2024).

Menurutnya ada dua ruangan yang mengalami kerusakan cukup parah, yakni Ruangan Drupadi dan Dewi Pudak.

Bangunan ini biasanya difungsikan sebagai lokasi karantina parkibraka, altlet, atupun pegawai untuk prajabatan.

Baca juga: 30 Anak TK dan SD di Denpasar Belajar Koding dan Robotika Dasar


"Memang Sudah diusulkan sejak lama (perbaikan), tapi karena situasi anggaran jadi sempat tertunda," ungkap Sujana.

Ia belum dapat memastikan berapa anggaran yang didapatkan untuk renovasi ruangan di SKB tersebut. Namun dirinya memastikan kerusakan bangunan tersebut tertangani tahun ini.

"Karena ini kepentingan khusus yakni untuk paskibraka, dibantu dengan dana khusus. Paling penting bangunan itu bisa digunakan tahun ini," ungkap Sujana.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved