Pemilu 2024

Pemilih 2 TPS di Badung Capai 100 Persen, KPU Sebut Rata-rata Partisipasi Masyarakat Kini 90 Persen

Tingkat partisipasi masyarakat di Badung untuk datang ke TPS menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2024 dinilai cukup tinggi.

Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Fenty Lilian Ariani
Tribun Bali/ I Komang Agus Aryanta
Ketua KPU Kabupaten Badung, I Gusti Ketut Gede Yusa Arsana Putra, 2 TPS di Badung Pemilihnya Capai 100 Persen 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Tingkat partisipasi masyarakat di Badung untuk datang ke TPS menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2024 dinilai cukup tinggi.

KPU Kabupaten Badung mencatat tingkat partisipasi pemilih rata-rata diatas 90 persen.

Hal itu terbukti, karena ada 2 Tempat Pemungutan Suara (TPS) tingkat pemilihnya mencapai 100 persen.

Capaian tersebut menjadi rekor baru di Badung dalam Pemilu khususnya dalam Pileg yang mencapai partisipasi luar biasa besar.

Baca juga: Injeksi Vitamin Jaga Stamina Pengaman Pemilu, Pleno Kecamatan Mulai 17 Februari

Ketua KPU Kabupaten Badung, I Gusti Ketut Gede Yusa Arsana Putra saat dikonfirmasi Kamis 15 Februari 2024 mengakui jika proses perhitungan surat suara pada tahap pungut hitung di seluruh TPS di Badung sudah selesai dilaksanakan.

Dari1.485 yang sudah selesai melaksanakan perhitungan, pihaknya menyampaikan terimakasih kepada masyarakat Badung yang sangat luar biasa mendukung pelaksanaan Pemilu 2024.

“Jadi berdasarkan laporan yang masuk ke ke KPU, tingkat partisipasi kehadiran pemilih di Badung rata-rata mencapai 90-97 persen. Bahkan ada 2 TPS didapatkan kehadiran pemilih mencapai 100 persen,,” katanya.

Pihaknya mengakui jika kondisi itu, sangat membanggakan, sehingga hal itu juga memicu petugas PPK bekerja lebih ekstra.

Tingginya tingkat partisipasi tersebut dinilai menjadi capaian luar biasa dan baru di Badung, khususnya dalam pileg.

“Sebenarnya kami sempat khawatir dengan tingkat partisipasi masyarakat, karena pendataan yang dilakukan dejure. Dimana setiap orang, masyarakat atau calon pemilih yang terdaftar secara administrasi di Badung tetap tercatat sebagai pemilih di Badung, entah dia tinggal dimana alamat jelasnya atau tidak diketahui alamat jelasnya. Hal itu membuat pihaknya kesulitan dalam memberikan C pemberitahuan,” jelasnya sembari mengatakan namun beruntung hal itu dibantu dengan Cek DPT online yang terus disosialisasikan, sehingga banyak masyarakat yang hadir dengan mengetahui dirinya sudah terdaftar di TPS terkait.

Disisi lain, masa kampanye yang relatif pendek cuma 75 hari juga menjadi kendala.

Walaupun di masa kampanye sebenarnya ada waktu untuk dilakukan sosialisasi, namun hal itu juga tidak maksimal karena ada pekerjaan lain yang menunggu.

Dalam artian pihaknya dihadapkan dengan mepetnya persiapan masa persiapan pemilu 2024 dengan tahapan yang sangat beririsan.

“Prediksi kita kemarin untuk Pemilu di Badung capaian partisipasinya diatas 70 persen saja sudah syukur. Namun kenyataanya kehadiran pemilih sangat luar biasa. Semoga capaian itu sampai pada tahap terakhir perhitungan agar bisa diatas 90 persen,” ucapnya.

Secara evaluasi untuk partisipasi pemilih yang hadir dalam pemilu tahun ini berada di atas capaian pemilu tahun sebelumnya.

Pada pemilu sebelumnya tingkat kehadiran yang tinggi berada di wilayah Badung Utara. Namun tahun ini di wilayah Badung Selatan. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved