Pemilu 2024
4 Caleg DPD RI Dapil Bali Hasil Hitung Sementara KPU, Rai Mantra, Merta Jiwa, AWK dan Niluh Unggul
Niluh Djelantik, yang berprofesi sebagai pengusaha dan influencer Bali mengaku bahagia dengan mengucapkan rasa terima kasih kepada masyarakat Bali.
Penulis: Putu Candra | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Hasil perhitungan sementara KPU pada Pemilu 2024 menunjukkan 4 calon legislatif (Caleg) Dewan Perwakilan Daerah RI (DPD) Dapil Bali, Kamis 15 Februari 2024 malam, menunjukkan Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra (Rai Mantra), I Komang Merta Jiwa, Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa (AWK), dan Ni Luh Putu Ary Pertami Djelantik (Niluh Djelantik) unggul sementara.
Berdasarkan data di website pemilu2024.kpu.go.id yang diakses, Kamis 15 Februari 2024, pukul 20.31 Wita, data yang sudah masuk 27,32 persen, hasil penghitungan di 3.499 TPS dari jumlah total 12.809 TPS.
Pada data tersebut, Rai Mantra memimpin perolehan suara sebesar 60.637 atau 14,5 persen.
Diikuti dengan Merta Jiwa dengan perolehan suara 55.073 atau 13,7 persen.
Baca juga: Hasil Hitung Sementara KPU 4 Caleg DPD RI Dapil Bali: Rai Mantra, Merta Jiwa, AWK dan Niluh Unggul
Diikuti AWK 48.492 suara atau 11,59 persen.
Kemudian ada Niluh Djelantik dengan 45.797 suara atau 10,95 persen.
Niluh Djelantik, yang berprofesi sebagai pengusaha dan influencer Bali mengaku bahagia dengan mengucapkan rasa terima kasih kepada masyarakat Bali.
“Terima kasih atas dukungan, support, cinta seluruh masyarakat Bali. Mari kita ikuti dan kawal proses penghitungan,” ungkapnya saat dihubungi Tribun Bali, Kamis 15 Februari 2024.
Disinggung soal janji kampanyenya, Niluh Djelantik mengaku tetap konsisten dengan seluruh gaji dan tunjangan untuk kepentingan masyarakat Bali.
Misal, gaji dan tunjangannya digunakan untuk dana operasional ketika menjalankan tugasnya sebagai Anggota DPD RI.
“Iya dong (tepati janji kampanye). Gas pol. Mbok akan menyampaikan seluruh gaji dan tunjangan akan digunakan sepenuhnya untuk kepentingan rakyat Bali. Artinya apa? Mbok tidak akan mengambil satu sen pun untuk kepentingan pribadi. Misalnya uang pasar, itu enggak,” tegasnya.
Tak hanya itu, Niluh Djelantik mewacanakan akan mendirikan kantor perwakilan di 9 Kabupaten/Kota se-Bali guna menampung aspirasi dan memetakan masalah di wilayah tersebut.
“Misalnya kita akan membuat kantor-kantor di 9 kabupaten untuk memetakan permasalahan, potensi-potensi yang ada di masing-masing kabupaten,” imbuhnya.
Niluh Djelantik memang mengaku optimistis bila namanya akan masuk dalam empat besar Calon DPD RI yang berhasil lolos.
Rasa optimismenya itu dipicu lantaran dirinya kerap turun ke masyarakat jauh sebelum proses Pemilu 2024 berjalan.
Disinggung soal target raihan suara, Niluh memprediksi dirinya dapat mengoleksi minimal 200.000 suara pemilih.
“Minimal 200.000. Kita dari awal sangat optimistis karena apa yang kita lakukan untuk masyarakat Bali. Bagaimana kita menjaga dan membela kehormatan Bali. Kita sudah melakukan itu jauh sebelum pemilihan,” jelasnya.
Niluh Djelantik berharap agar seluruh calon Anggota DPD RI terpilih dapat membentuk team work yang solid.
Bak kaki meja, kata dia, Anggota DPD RI dapat membagi tugas untuk mengakomodir bidang-bidang yang ada, mulai dari pariwisata, pendidikan, keamanan, hingga dresta Bali.
“Semuanya solid mengabdi untuk masyarakat Bali. Seperti kaki meja, kita harus ada di empat kaki itu untuk menjaga Bali. Jangan semuanya mengurusi pendidikan, keamanan, ekonomi, jangan semuanya dresta Bali. Harus bagi tugas kita,” kata Niluh Djelantik.
Sementara itu, Komang Merta Jiwa mengaku bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah mendukung dan ikut memperjuangkannya.
“Bersyukur, suksma (terima kasih) semeton sami (saudara semua) sudah memberi doa restu, dukungan, dan perjuangan,” ungkapnya saat dihubungi Tribun Bali, Kamis 15 Februari 2024.
Dia mengaku optimistis dapat meraih 350.000 suara dalam Pemilu 2024 ini.
Jumlah tersebut jauh di bawah target pihaknya yang memprediksi dapat menggaet 450.000-500.000 suara pemilih.
Penurunan target itu, kata dia, terjadi lantaran partisipasi masyarakat yang belum maksimal.
Sehingga masih ada surat suara yang tersisa.
Selain itu, tingkat suara tidak sah yang cukup tinggi juga menjadi faktor raihan suara tak sesuai targetnya.
Sejatinya Komang Merta Jiwa telah memprediksi jika dirinya masuk ke dalam empat besar calon DPD RI yang lolos ke Senayan.
Sebab, dirinya mengaku telah mempersiapkan dengan matang soal pemetaan wilayah yang menjadi basis massanya.
Disinggung soal sejumlah wilayah yang menjadi basis, Merta Jiwa menyebut Karangasem, Bangli, Tabanan, dan Jembrana.
“Sebenarnya sudah kita prediksi. Sudah kita persiapkan dengan matang. Jadi untuk pemetaan wilayah, kantong suara yang jadi basis massa sudah jelas. Kabupaten Buleleng, Karangasem, Bangli, Tabanan, Jembrana. Itu yang basis,” ungkapnya.
Merta Jiwa mengatakan para Anggota DPD RI terpilih wajib menjaga komunikasi dan keharmonisan.
Baginya, memperjuangkan kepentingan masyarakat Bali harus berlandaskan kesamaan hati, hingga tekad.
“Wajib akur. Ini kan demi kepentingan masyarakat Bali. Itu kita bawa dalam perjuangan. Ketika berbicara perjuangan, kita satu hati, satu tekad, sejiwa. Nggak boleh ada perbedaan karena tujuan kita sama,” kata Merta Jiwa.
Merta Jiwa merupakan putra Bangli, kelahiran Desa Batur Selatan, Kecamatan Kintamani.
Merta Jiwa mengatakan, dirinya baru pertama kali menjadi peserta dalam Pemilu 2024.
Selama ini Merta Jiwa lebih banyak menekuni bisnis.
"Background saya pengusaha dan bergerak di beberapa bidang. Saya juga banyak mengikuti organisasi sosial," ungkapnya.
Diungkapkan, alasan dirinya maju dalam pemilihan DPD RI karena ruang geraknya lebih bebas.
Sehingga bisa menjadi diri sendiri, dan tidak ada tekanan yang lain.
"DPD bisa menjadi diri sendiri, memperjuangkan hak-hak masyarakat lebih leluasa karena tidak bersentuhan dengan kebijakan-kebijakan yang lain," kata ayah tiga anak ini.
Sebagai satu-satunya putra Bangli, pihaknya tentu akan turut memperjuangkan dan membangun Bangli.
Terlahir di kampung dan daerah pegunungan menjadi semangat jengah dan bangkit.
Ditambahkan pula, ketika nanti menjabat sebagai DPD, Merta Jiwa ingin fokus di bidang ekonomi kreatif, seni budaya.
"Bali ini terkenal dengan budayanya dan adatnya, kita tegak lurus untuk itu," tandasnya.
Pada UU No 22 Tahun 2003 Pasal 33 ayat 1 disebutkan, Anggota DPD dari setiap provinsi ditetapkan empat orang.
Selain itu, jumlah seluruh Anggota DPD tidak lebih dari 1/3 jumlah Anggota DPR.
Berapa Porelehan Minimal Suara Caleg DPD RI agar Lolos Pemilu 2024?
Berdasarkan Peraturan KPU No 13 Tahun 2022 menyebutkan, agar bisa mengikuti pemilihan umum tahun 2024, calon anggota DPD harus mengantongi minimal 1.000 suara.
Di mana dalam Pasal 8 menyebut jika calon anggota DPD harus memenuhi jumlah dukungan minimal Pemilih dan sebaran di daerah pemilihan yang bersangkutan.
Selain itu, KPU pun menetapkan jumlah dukungan Pemilih di daerah pemilihan (Dapil) berbeda-beda tiap daerahnya.
Di mana untuk provinsi dengan jumlah Penduduk yang termuat di dalam daftar Pemilih tetap sampai dengan 1.000.000 (satu juta) orang harus mendapatkan dukungan paling sedikit 1.000 (seribu). (mah/mer)
Kajati Bali: Cuma 1 Kasus Pemilu
SEHARI setelah pemungutan suara di Bali diketahui, laporan kasus pidana Pemilu hanya ada 1 kasus yang dilaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Gianyar.
Sedangkan Bawaslu Badung menyebutkan tidak ada pengaduan pelanggaran selama pencoblosan.
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bali, Ketut Sumedana melakukan sidak di Kejaksaan Negeri (Kejari) Gianyar, Kamis 15 Februari 2024.
Sumedana tak sendirian, dalam kunjungan mendadak ini didampingi Wakil Kajati (Wakajati) Bali, I Dewa Gde Wirajana dan Kabag TU Anggara SN.
Rombongan diterima langsung oleh Kepala Kejari Gianyar, Agus Wirawan.
Dalam kunjungan singkat itu, Sumedana menanyakan permasalahan tindak pidana pemilu pasca pencoblosan.
Disebutkan ada 1 kasus yang masih dalam proses klarifikasi dengan Gakkumdu.
Terkait situasi, untuk wilayah hukum Kejari Gianyar proses Pemilu berlangsung aman, lancar dan damai.
Berlanjut, Kajati Bali melakukan pemeriksaan fasilitas pelayanan publik seperti PTSP, mengecek kondisi mobil pelayanan hukum, mobil tahanan.
Termasuk tempat penahanan dan tempat penyimpanan barang bukti.
Sementara itu, Bawaslu Badung memastikan proses pencoblosan Pemilu 2024 di Badung berjalan lancar.
Sejauh ini tidak ditemukan adanya pelanggaran selama proses pencoblosan.
Tidak hanya itu, pengaduan terkait pelanggaran pun tidak ditemukan.
Namun Bawaslu Badung mengakui sempat menerima sejumlah informasi di sejumlah TPS yang mengarah ke pelanggaran, namun telah berhasil dicegah.
“Astungkara, di Badung saat pencoblosan sampai hari ini berjalan lancar. Kami lebih banyak ke pencegahan,” ungkap Kepala Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, Pendidikan Pelatihan, Data dan Informasi Bawaslu Badung, I Wayan Semara Cipta, Kamis 15 Februari 2024.
Meski tidak ditemukan adanya pelanggaran Pemilu, namun pihaknya tetap mengatensi sejumlah potensi pelanggaran.
Diakui, di Dapil Kuta, pihaknya menerima informasi ada saksi partai tidak diberikan masuk ke TPS.
Namun, setelah dimediasi akhirnya saksi tersebut bisa masuk.
Kemudian di Dapil Mengwi, adalah seorang kelian dinas bertindak sebagai KPPS dan berdiri di dekat bilik suara.
Namun, setelah pihaknya berkoordinasi akhirnya yang bersangkut tidak lagi dilakukan.
“Jadi sifatnya kami pencegahan. Kalau pengaduan resmi sih belum ada,” ucapnya.
Tingkat partisipasi masyarakat di Badung untuk datang ke TPS menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2024 dinilai cukup tinggi.
KPU Kabupaten Badung mencatat tingkat partisipasi pemilih rata-rata di atas 90 persen.
Hal itu terbukti, karena ada 2 TPS tingkat pemilihnya mencapai 100 persen.
Capaian tersebut menjadi rekor baru di Badung dalam Pemilu khususnya dalam Pileg yang mencapai partisipasi luar biasa besar.
Ketua KPU Kabupaten Badung, I Gusti Ketut Gede Yusa Arsana Putra, Kamis 15 Februari 2024 mengakui proses perhitungan surat suara pada tahap pungut hitung di seluruh TPS di Badung sudah selesai dilaksanakan.
Dari 1.485 yang sudah selesai melaksanakan perhitungan, pihaknya menyampaikan terimakasih kepada masyarakat Badung yang sangat luar biasa mendukung pelaksanaan Pemilu 2024.
“Jadi berdasarkan laporan yang masuk ke ke KPU, tingkat partisipasi kehadiran pemilih di Badung rata-rata mencapai 90-97 persen. Bahkan ada 2 TPS didapatkan kehadiran pemilih mencapai 100 persen,” katanya.
Pihaknya mengakui jika kondisi itu, sangat membanggakan, sehingga hal itu juga memicu petugas PPK bekerja lebih ekstra.
Tingginya tingkat partisipasi tersebut dinilai menjadi capaian luar biasa dan baru di Badung, khususnya dalam pileg. (can/gus)
Kumpulan Artikel Pemilu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Niluh-Djelantik-ketika-mendaftar-ke-KPU-Bali-Terbaru-tegaskan-akan-tepati-janji-kampanye.jpg)